Home MotoGP Marquez: Quartararo Geber Yamaha Seperti Lorenzo

Marquez: Quartararo Geber Yamaha Seperti Lorenzo

Marquez: Quartararo Geber Yamaha Seperti Lorenzo
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) vs Marc Marquez (Repsol Honda) Race MotoGP Buriram, Thailand 2019 / runganSport © Petronas SRT.

Cara berkendara Fabio Quartararo mengingatkan Marc Marquez dengan gaya balap Jorge Lorenzo selama di Yamaha dulu.

Buriram, runganSport — Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez memuji performa apik pendatang baru Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di sepanjang tahun ini.

Menurut Marquez, anak Prancis membawa Yamaha dengan gaya yang sama dengan pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo.

Lorenzo pernah membela Yamaha selama sembilan musim, dan sangat terkenal lembut dan rapi di atas M1.

Marquez sering meladeni pertarungan dengan Lorenzo-Yamaha sejak ia naik di MotoGP pada 2013 lalu, sampai dengan tahun 2016 ketika Lorenzo memilih pindah ke Ducati di musim selanjutnya.

Lorenzo memenangkan tiga gelar juara dunia bersama Yamaha, termasuk mengalahkan Marquez pada tahun 2015 lalu, salah satu poin kuat Lorenzo dengan Yamaha adalah menggunakan kecepatan tinggi dan gaya menikung yang mengalir dengan YZR-M1, yang menurut Marquez sama dengan cara Quartararo mengendarai M1 tahun ini.

Marquez baru saja mengalahkan Quartararo dalam duel lap terakhir di MotoGP Thailand, Minggu (6/10), sebelumnya ia juga menang melawan Quartararo di lap terakhir MotoGP San Marino.

Meski mampu mengalahkan Quartararo, tapi Marquez memberikan sanjungan untuk performa beringas sang rookie.

“Quartararo mengendarai Yamaha dengan sangat baik. Saya punya beberapa kenangan dari masa lalu dan dia memiliki gaya balap yang mirip dengan Lorenzo, saat ia berada di level terbaik di Yamaha,” kata Marquez memuji Quartararo, sebagaimana dimuat Crash.

“Dia berhasil balapan dengan baik dan hari ini dia sangat-sangat cepat selama sepanjang balapan, tapi tentu saja kami punya beberapa poin kuat, yang merupakan mesin saat ini, dan mereka punya poin kuat tersendiri.

“Di Sektor 3 dan 4 tidak mungkin dengan motor kami untuk mengikuti mereka (Yamaha), tapi Quartararo banyak berkembang dan ia akan menjadi salah satu pesaing berat tahun depan,” sambung anak cervera itu memberikan opininya.

Marquez hampir saja tertinggal oleh Quartararo dipertengahan balapan di Buriram, tapi dengan segera itu mengambil risiko, mendorong motornya hingga limit maksimal.

“Ada momen dalam balapan ketika saya tertinggal 0,7 atau 0,8 detik, hampir mendekati 1 detik celah, di belakangnya, jadi saya saya harus memperlambatnya, jika tidak maka tak mungkin (menang).

Tahu bahwa ia akan tertinggal, Marquez kemudian mendorong sampai limit selama dua lap, setelah itu ia bisa bersantai sedikit.

Dan salah satu keuntungan bagi Marquez adalah dua lintasan lurus sirkuit Buriram, yang diakuinya sangat membantu.

“Kami mengambil keuntungan dari mesin kami di dua lintasan lurus,” akuinya.

Akhirnya, Marquez berhasil mengalahkan Quartararo di tikungan akhir dengan keunggulan +0,171 detik. (DN/eV)

1 Komentar

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here