Home MotoGP Marquez Tetap Senang, Rider Lain Susah Pakai Honda

Marquez Tetap Senang, Rider Lain Susah Pakai Honda

Marquez Tahu Rider Lain Kesusahan Pakai Honda
Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) MotoGP Assen, Belanda 2019 / runganSport © MotoGP.

Jadi dia tidak menginginkan persaingan dan tidak ada ancaman dari… tentu saja, dia selalu ingin meningkatkan motornya,- Cal Crutchlow.

London, runganSport — Tidak hanya menang balap dan menjadi juara dunia, tapi rider Repsol Honda, Marc Marquez juga mendominasi di banyak balapan tiap tahunnya.

Sejak 2013 di kelas utama, Marquez selalu berhasil menjadi juara dunia, kecuali di 2015.

Sudah banyak gelar, kemenangan, pole dan catatan rekor lap yang ia cetak dengan mesin RC213V.

Di waktu yang bersamaan, pembalap Honda lainnya malah tampil kesulitan dengan mesin pabrikan Jepang itu.

Pembalap Satelit LCR Honda, Cal Crutchlow mengatakan bahwa sebenarnya Marquez tahu kalah pembalap Honda lainnya sedang kesulitan.

Apakah Marquez sudah nyaman sendiri dengan Honda, sehingga tak ingin membuat motor ini lebih mudah dikendarai oleh orang lain?

Untuk mengatakan bahwa Marquez sengaja membuat mesin Honda hanya cocok untuknya juga tidak tepat, karena di sela-sela kesibukannya sebagai pembalap, ia bersama dengan rider Honda lainnya juga kerap melakukan beberapa tes dengan beberapa komponen atau part berbeda.

Yang terbaru adalah uji coba sasi di Jerman kemarin, membuktikan bahwa Marquez juga ingin mengubah motor menjadi lebih baik.

Crutchlow juga merasa kalau Marquez “senang dengan apa yang dia dapatkan” dan sepenuhnya sadar ‘tidak ada orang lain yang bisa mengendarai Honda’.

“Sayangnya, kita perlu bersandar lebih pada motor (2019) ini saat berbelok, tapi setiap kali saya bersandar lebih pada motor, saya hilang kendali dan terjatuh.

Karena bukan seperti itu gaya balap saya,” kata Crutchlow pada hari Sabtu di Sachsenring yang lalu seperti diberitakan Crash.

Kondisi ini digunakan oleh Marquez sebagai keuntungan untuknya.

“Dan inilah mengapa Marquez menggunakannya sebagai keuntungannya.

Pada akhirnya, dia tahu tidak ada orang lain yang bisa mengendarai Honda dan hanya dia yang bisa.

Jadi dia tidak menginginkan persaingan dan tidak ada ancaman dari… tentu saja, dia selalu ingin meningkatkan motornya, tapi dia senang dengan apa yang dia punya, karena dia yang tercepat di atasnya dan dia yang paling kompetitif dengan Honda,” sambung Crutchlow.

Crutchlow sendiri bersama dengan Jorge Lorenzo sudah meminta perbuahan pada motor kepada HRC, tapi Marquez tidak membutuhan hal itu.

“Marquez orang yang istimewa, bakat yang unik, dan pembalap terbaik di dunia.

Kita semua tahu itu. Dan hanya karena dia bisa melakukannya, tidak berarti semua orang bisa sepertinya,” tambah rider Inggris itu.

Marquez saat ini tengah berada di puncak klasemen sementara dengan keungulan 58 angka dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Pembalap Spanyol berhasil memenangkan 5 dari total 9 balapan di paruh pertama kemarin, menjadi satu-satunya pembalap Honda yang berhasil menang.

Sementara Crutchlow hanya berhasil dengan dua podium dan berada di posisi sembilan klasemen sementara. (DN/eV)

NEXT: Resmi! Lorenzo Lewatkan MotoGP Ceko dan Austria

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here