Home MotoGP Menang di Misano, Marquez Sindir Rossi Habis-habisan

Menang di Misano, Marquez Sindir Rossi Habis-habisan

Menang di Misano, Marquez Sindir Rossi Habis-habisan
Marc Marquez (Repsol Honda) vs Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Misano, San Marino 2019 / runganSport © MotoGP.

Marc Marquez mengatakan insiden kualifikasi dengan Valentino Rossi memberinya “motivasi ekstra” untuk menang di Misano dan bertarung dengan performa liarnya.

Misano, runganSport — Sesi Kualifikasi MotoGP San Marino berlangsung panas untuk rider Repsol Honda, Marc Marquez dan jagaon tuan rumah, Valentino Rossi.

Keduanya terlibat insiden di tikungan Hairpin sirkuit Misano, membuat keduanya hampir kecelakaan.

Setelah itu, baik Marquez maupun Rossi, mereka dipanggil oleh FIM Steward Panel, namun pada akhirnya tak ada yang menerima hukuman.

Tapi Marquez menyebut bahwa insiden itu masih mengganggu pikirannya.

Kemudiandalam balapan Marquez berhasil menang setelah mengalahkan pembalap Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di lap terakhir.

Berkat hasil ini, Marquez kini sudah unggul 93 angka di puncak klasemen sementara.

Marquez mengakui bahwa bentroknya dengan Rossi di Kualifikasi menjadi penambah motivasinya untuk menang di Misano, ditambah lagi dengan kegagalan di dua seri sebelumnya.

Marquez dikalahkan Andrea Dovizioso dan Alex Rins di Austria dan Inggris. Tapi akhir pekan ini Marquez berhasil menang.

“Saya selalu termotivasi penuh, tapi tentu saja ketika seseorang bermain dengan Anda, itu menjadikan motivasi ekstra dan saya tahu bahwa berbicara di mikrofon di sini permainannya hilang, tapi di trek itu adalah hal lain,” kata Marquez kepada Crash.

“Kemarin, seseorang membangunkan saya dan cara terbaik untuk berbicara adalah di lintasan balap.

Saya tahu bahwa di sini bukan pertempuran mikrofon (mulut), tapi pertempuran saya yang sebenarnya ada di lintasan,” sambung rider Spanyol itu.

Lalu apa strategi Marquez dalam balapan 27 lap di Misano kemarin?

“Anda melihat cara saya merayakan kemenangan dan pertama-tama saya adalah manusia biasa, dan tim saya mencoba untuk menahan saya dan mencoba untuk fokus pada klasemen.

Tapi dua balapan terakhir saya kalah di tikungan terakhir yang bukan cara terbaik untuk pembalap.

Mungkin hari ini hal yang paling mudah adalah mengikuti Quartararo.

Di lap terakhir saya bisa saja ada dibelakangnya dengan gap 0,8, karena memang dia lebih cepat dan saya mungkin finis kedua, tapi itu bukan cara saya (main aman).

Untuk alasan itu saya mendorong sampai lap akhir dan saya cukup percaya diri untuk mencoba lagi.

Saya tahu bahwa jika saya kalah lagi di lap terakhir, orang-orang akan berbicara lagi, tapi saya tidak peduli tentang ini, saya terus mendorong dan mencoba,” seru Marquez.

Sementara itu, Rossi sendiri hanya berhasil finis keempat setelah sempat bertarung melawan Franco Morbidelli dan Pol Espargaro.

Balapan berikutnya akan berlangsung di MotoGP Aragon, Minggu 22 September akhir pekan ini. (DN/eV)

NEXT: Ini Penyebab Rossi Tak Secepat Quartararo di Misano

1 Komentar

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here