Home MotoGP Ternyata Ini Mimpi Rossi yang Belum Tercapai di MotoGP

Ternyata Ini Mimpi Rossi yang Belum Tercapai di MotoGP

Ternyata Ini Mimpi Rossi yang Belum Tercapai di MotoGP
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Motegi, Jepang 2019 / runganSport © Yamha MotoGP.

Valentino Rossi mengaku bahwa ia masih punya mimpi yang sayangnya belum tercapai sampai hari ini dalam karir Grand Prixnya.

Tavullia, runganSport — Pembalap Italia, Valentino Rossi dalam karirnya yang panjang telah mencetak banyak rekor, dan tidak diragukan lagi telah mencapai banyak keinginan.

Dia bertemu dengan para juara yang telah membuatnya terpesona ketika masih kecil dan berteman dengan banyak juara dunia olahraga pada umumnya.

Terkenal karena persahabatannya dengan Maradona, yang juga memberi penghormatan selama kemenangannya di Argentina dengan mengenakan nomor 10 yang terkenal.

Meski demikian, seorang juara seperti rider Monster Energy Yamaha itu, ternyata masih punya beberapa impian di laci yang belum pernah dia raih.

“Saya ingin melakukan balapan melawan Kevin Schwantz karena dia selalu menjadi idola saya, dan sebagai seorang anak saya menonton balapan tahun-tahun emas dari 500 di mana ada Orang Amerika dan Australia.

Namun, favorit saya adalah dia, jadi saya ingin membuat tantangan melawannya dengan Suzuki 500 dan saya dengan Yamaha 500,” kata Rossi dalam wawancara dengan Sky Sport 24, sebagaimana dimuat Tuttomotoriweb.

Rossi sendiri sangat menyukai motor GP 500cc dua tak. Bagi para pembalap di masanya, sebenarnya, itulah yang disebut motor pembalap top, yang dikendarai oleh pebalap terhebat yang pernah ada.

Bahkan sampai saat ini Rossi, berkat gelar yang dimenangkan pada tahun 2001, menjadi satu-satunya juara dunia terakhir dalam sejarah 500.

Justru keberhasilan itu juga menjadikannya satu-satunya pembalap yang mampu menang di empat kelas berbeda di Grand Prix.

Baca: Suzuki Tolak Keras Rossi, Ini Alasannya

Sayangnya baginya, bagaimanapun, tidak mungkin untuk memenuhi mimpinya balapan melawan Schwantz. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here