Home MotoGP Mir Akui Tak Sanggup Capai Level Marquez

Mir Akui Tak Sanggup Capai Level Marquez

Mir Akui Tak Sanggup Capai Level Marquez
Marc Marquez (Repsol Honda) vs Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) vs Joan Mir (Suzuki Ecstar) Race MotoGP Assen, Belanda 2019 / runganSport © MotoGP.

Joan Mir mengakui bahwa untuk saat ini ia belum mampu menyamai level balap Marc Marquez, tapi dia mengklaim lebih baik dari Fabio Quartararo.

Barcelona, runganSport — Pembalap Spanyol, Joan Mir naik ke MotoGP pada musim 2019 kemarin bersama tim Suzuki Ecstar.

Ia berhasil mengakhiri musim di posisi rookie terbaik kedua, dibelakang rider Prancis, Fabio Quartararo.

Sepanjang 2019, Mir beberapa kali tampil dengan memberikan kejutan yang lumayan oke, termasuk hasil akhir dengan raihan 92 poin di klasemen 12.

Meski demikian, Mir merasa bahwa ia tak bisa bertarung melawan rider Repsol Honda, Marc Marquez, jangankan untuk mengalahkan kompatriotnya itu, menyamainya saja terlampau sulit bagi Mir.

“Mengkritik diri sendiri adalah penting bagi pembalap, jika tidak ia akhirnya berbohong kepada diri sendiri.

Anda dapat membodohi orang-orang di sekitar Anda atau percaya Anda melakukannya, tapi semuanya dicatat di telemetri.

Beberapa hal negatif yang terjadi pada saya pada 2019 adalah kesalahan saya. Saya tahu kapan harus mengambil tanggung jawab saya,” ujar Mir memberikan pandangannya tentang hasil debutnya di kelas utama kepada Motosprint, sebagaimana dimuat Tuttomotoriweb.

Mir menyebut ia tak bisa selevel dengan Marquez lantaran ia baru naik ke MotoGP, butuh adaptasi dan pengenalan dengan motor dan semua perangkat balap, sedangkan Marquez adalah seorang juara dunia bertahan yang tangguh.

“Marquez? Saya harus jujur, ini bukan level saya.

Pada tahun 2019 saya beradaptasi dan saya tumbuh, sedangkan Marquez di sisi lain, sudah punya segalanya dengan sangat jelas, dia tahu apa yang dia butuhkan untuk menjadi kuat.

Saya telah menjalani musim magang. Saya harus melanjutkan perkembangan saya.

Tahun lalu saya sering jatuh dan bingung di akhir pekan pertama. Saya tidak berpikir ada begitu banyak yang harus dipelajari, tapi kemudian segalanya menjadi lebih baik,” tambah Mir menilai tahun perdananya yang sulit di awal.

“Quartararo tidak pernah menjadi titik acuan bagi saya. Bakatnya tak muncul di Moto3, kami punya motor yang sama dan saya selalu di depannya.

Baca: Capirossi Bongkar Satu-satunya Titik Lemah Marquez

Di Moto2 dia tidak cepat beradaptasi dan hanya di tahun kedua dia mulai mendapatkan hasil yang baik. Saya tidak berpikir dia lebih dari baik dari saya,” demikian Mir. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here