Mir Dihujat Karena Gagal Pertahankan Gelar MotoGP Secara Terhormat

0
7834
Mir Dihujat Karena Gagal Pertahankan Gelar MotoGP Secara Terhormat
Joan Mir (Suzuki Ecstar) MotoGP Valencia, Spanyol 2021 / runganSport © MotoGP.

Joan Mir mendapat kritik pedas setelah gagal mempertanahkan gelar di MotoGP musim 2021.

Valencia, runganSport — Pembalap muda berbakat Spanyol, Joan Mir debut di kelas MotoGP pada musim 2019 silam.

Pada tahun 2020 dia berhasil membawa Suzuki menjadi juara dunia MotoGP, kuncinya adalah konsistensi tingkat tinggi walau hanya menang satu kali.

Karena itu, di musim 2021 ini namanya otomatis menjadi favorit, namun sayangnya ia justru gagal mempertahankan gelar juara dunia, bahkan tak pernah menang balap lagi.

Gelar kemudian jatuh kepada rider asal Prancis, Fabio Quartararo. Kegagalan ini membuat Mir mendapat serangan, bahwa dirinya tak sanggup mempertahankan mahkota kelas utama dengan terhormat.

Banyak pihak mengatakan bahwa Mir tak sunggung-sungguh mempertahankan gelar, Mir mengaku tidak ingin mendengar kritik yang merusak dan komentar omong kosong seperti itu.

“Ini pertanyaan yang sulit di saat yang sulit, karena..apa yang harus saya jawab? Memang benar bahwa saya tidak memenangkan (balapan), tapi tidak ada yang bisa mengatakan bahwa saya tidak memberikan 100% pada motor.

Ini jelas. Di dalam, saya benar-benar kecewa, tapi saya akan tidur nyenyak malam ini dan sepanjang tahun karena saya tidak bisa berbuat lebih baik.

Jika ada percaya, baik bagi saya; jika ada yang mengatakan saya pertahanan gelar dengan cara terburuk dalam sejarah, selamat datang.

Tapi mereka harus hidup di dalam segalanya untuk memahami situasi dan tahu lebih banyak sebelum mereka mengatakan hal-hal seperti itu.

Saya tidak terlalu peduli dengan orang-orang itu,” kata Mir berbicara setelah final Valencia, sebagaimana dimuat Motorcycle Sports.

Tak hanya dari sisi usaha pembalap, dari sisi Suzuki 2021 juga menjadi musim yang amat sulit.

“Ini juga sulit bagi mereka (Suzuki, karena tidak memenangkan balapan), saya sepenuhnya mengerti, tapi jika Anda punya pembalap pemenang di tim Anda, itu juga akan sulit untuk menangani (situasi) untuknya.

Semua tekanan yang saya berikan selama musim ini sangat besar. Dari situasi yang kami hadapi dan Suzuki tahun ini, kami akan lebih kuat di masa depan.

Tahun ini mereka menyadari banyak hal, tentang betapa sulitnya meraih kemenangan di MotoGP.

Tidak cukup melakukan apa yang harus Anda lakukan, Anda harus melakukan lebih dari itu untuk memenangkan gelar; bukan hanya pembalap, tapi juga semua orang di tim. Saya pikir ini adalah pelajaran paling penting tentang musim ini bagi saya dan tim,” akui pria Spanyol itu.

Sebagai informasi, walaupun Mir gagal menang dan gagal mempertahankan gelar di 2021 ini, tapi dia sudah enam kali naik podium, kemudian mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.

Baca: Sedih! Race MotoGP Terakhir, Lecuona Balap Sambil Nangis

Sementara rekan satu timnya, Alex Rins hanya naik satu podium dan finis di posisi ke-13. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here