Home MotoGP Misteri Menghilangnya Vinales di MotoGP Catalunya

Misteri Menghilangnya Vinales di MotoGP Catalunya

Misteri Menghilangnya Vinales di MotoGP Catalunya
Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Catalunya, Spanyol 2020 / runganSport Yamaha © MotoGP.

Kebiasaan lama Maverick Vinales muncul lagi di MotoGP Catalunya kemarin, dimana kuat saat FP dan QP, tapi keteteran saat race.

Barcelona, runganSport — Jagoan di Latihan Bebas dan Kualifikasi, tapi tak berdaya di saat balapan sudah menjadi kebiasaan bagi pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.

Begitu juga di balapan terakhir kemarin di seri kandangnya di Catalunya.

Memulai balapan dari baris kedua, sayangnya Vinales langsung tenggelam oleh overtake rider lain, menghilang dan tak terlihat lagi.

Apa yang menjadi masalah utama Vinales sekarang di Catalunya, apakah kendalanya masih sama dengan seri-seri berat sebelumnya?

Dan anehnya, Vinales sendiri tak tahu pasti apa yang sedang menimpanya.

Padahal di balapan sebelumnya Vinales berhasil menang tanpa perlawanan, dan sekarang tiba-tiba tak berdaya melawan rider lain.

“Tetap sama, Anda datang setelah kemenangan (di balapan sebelumnya), dan mengacau saat menjalani balapan ini, dan kepala Anda gila.

Saat ini, kepala saya menjadi gila, saya tidak mengerti apa-apa,” keluh Vinales usai balapan yang finis kesembilan, sebagaimana dimuat Crash.

Sementara Yamaha lainnya, Fabio Quartararo, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli saling bertukar posisi pertama, kedua dan ketiga selama paruh pertama balapan di Catalunya, hanya Vinales sendiri menjadi Yamaha yang menurun ke posisi ke-15 setelah start.

“Yang pasti hasil ini sulit untuk diterima, karena kami datang setelah kemenangan dan dari perjalanan yang sempurna.

Saya menghabiskan 16 lap di belakang Aleix dan Cal, dan saya tidak bisa melewatinya, mustahil.

Ketika Anda tidak start dengan baik dengan motor kami, satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah membiarkan lap dan lap berlalu. Anda tidak dapat menyalip sampai lawan kehilangan grip.

Jadi inilah yang saya lakukan, saya hanya melaju selama 16 lap di belakang Aleix dan Cal,” sambung rider Spanyol itu menjelaskan.

Berdasarkan penuturan Vinles, masalah utamanya adalah start yang buruk.

Karena jika ia melakukannya dengan baik, ia bisa melaju di baris depan dengan kecepatan yang kuat.

Tapi, begitu ia kecolongan saat start, Vinales hanya bisa menunggu sampai ban lawan-lawannya tergerus, baru kemudian bisa menyerang dan menyalip.

Dan benar saja, di lap-lap terakhir ketika pembalap lain mulai melambat, Vinales malah tampil dengan lap tercepat.

Jadi, rahasianya ada di lap pembuka, yang sangat menentukan hasil Vinales.

“Semuanya ada di lap pertama. Kami sangat memahami motor kami, jika Anda tidak melakukan lap pertama yang bagus, Anda tersingkir. Inilah yang terjadi hari ini, jadi kami tidak bisa berbuat lebih banyak,” akuinya.

Baca: Kecelakaan Zarco vs Dovi, Ternyata Salah Rider Lain?

Dengan hasil ini, Vinales sekarang semakin tertinggal di klasemen sementara dengan gap 18 poin, walau tetap di urutan ketiga. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here