MotoGP 2023: Bahaya Bastianini Bisa Hancurkan Bagnaia-Marquez Sekaligus

0
448
MotoGP 2023: Bahaya Bastianini Bisa Hancurkan Bagnaia-Marquez Sekaligus
Enea Bastianini (Gresini Racing) MotoGP Valencia, Spanyol 2022 / runganSport © MotoGP.

Enea Bastianini memiliki kesempatan terbaik mengalahkan Francesco Bagnaia di lintasan dan mengalahkan Marc Marquez secara pengaruh di luar lintasan.

ITA, runganSport —¬†Pembalap muda Italia, Enea Bastianini musim lalu menjalani salah satu tahun terbaik dalam karirnya di MotoGP.

Menutup tahun kedua dengan posisi tiga besar klasemen akhir 2022, menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak kedua.

Tahun 2023 ini Bastianini bisa berbuat lebih banyak lagi, pasalnya dia memenangkan promosi ke tim pabrikan Ducati Lenovo.

Menjadi pembalap tim utama artinya menjadi prioritas sebuah pabrikan.

Posisi mantan rider Gresini Racing itu lebih menguntungkan secara mental daripada rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Bagnaia memasuki musim ini sebagai juara dunia bertahan dan menggunakan nomor #1 pada motornya.

Artinya, Bagnaia tak boleh lagi melakukan kesalahan, satu-satunya hasil yang dapat diterima adalah podium atau tiga besar.

Ini bisa menjadi tekanan tersendiri bagi Bagnaia, tergantung bagaimana dia menghadapi dan mengolah situasai.

Sementara Bastianini posisinya lebih santai, dia dapat dikatakan sebagai pengejar.

Bastianini tak harus membuktikan apapun, sebaliknya dia berada dalam posisi tanpa beban.

Berdasarkan hasil tahun lalu, rider bernomor start #23 itu di banyak kesempatan lebih kuat dari Bagnaia, mereka terlibat duel sampai lap terakhir.

Di sisi lain, nama Bastianini yang mewakili “pembalap bawah” tanpa embel-embel nama besar VR46 bisa menjadi keunggulan tersendiri.

Bastianini yang datang sebagai pembalap biasa, bisa menjadi idola baru jika mampu menggulingkan pembalap dengan nama besar.

Setelah The Doctor pensiun, ikon MotoGP sebenarnya mengalami kekosongan bintang utama.

Rider Repsol Honda, Marc Marquez seharusnya menjadi bintang utamanya, tapi dia tak diterima sepenuhnya oleh penggemar mayoritas karena insiden Sepang Clash.

Juga, saat ini Marquez bukan lagi favorit karena masalah cedera yang menghantui dalam tiga musim terakhir.

Jika Bastinini bisa menggebrak musim ini, maka dia bisa menghancurkan Bagnaia di lintasan yang membawa banyak nama besar (juara bertahan, lulusan VR46 Academy) sementara Bastianini pembalap biasa saja.

Performa Bastianini juga akan sangat mungkin menghancurkan nama besar Marquez, terutama untuk di luar lintasan jika berhasil menarik hati penonton dengan caranya mengolah balapan. Marquez selama ini selalu gagal dalam penampilkan pertunjukkan, karena dia selalu tampil sempurna dalam setiap sesi.

Baca: Marquez Sadar Bukan Jagoan Lagi, Frustrasi demi Frustrasi Jika Tak Realistis

Berbeda dengan Bastianini, dia lebih memilih memulai akhir pekan bukan sebagai favorit untuk menang, dia lebih sering menjadi kejuatan di race day, terutama di lap-lap akhir. Kekuatan yang sedikit lebih mirip dengan gaya Rossi. (rs/gp)

LEAVE A REPLY: If your like comment with a link, please contact us "info@rungansport.com" first.

Please enter your comment!
Please enter your name here