Home MotoGP Nakagami Protes Asap Motor Bagnaia Sangat Berbahaya

Nakagami Protes Asap Motor Bagnaia Sangat Berbahaya

Nakagami Protes Asap Motor Bagnaia Sangat Berbahaya
Francesco Bagnaia (Pramac Racing Ducati) Race MotoGP Jerez, Andalusia 2020 / runganSport © Crash.

Takaaki Nakagami protes Race Direction karena lama bertindah setelah motor Francesco Bagnaia mengeluarkan asap, sangat berbahaya bagi pembalap dibelakangnya.

Jerez, runganSport — Rider Satelit LCR Honda IDEMITSU, Takaaki Nakagami mengkritik keras Race Direction setelah balapan MotoGP Andalusia, Minggu (26/7).

Pembalap Jepang itu menjadi salah satu dari beberapa pembalap yang menghabiskan dua lap dibelakang pembalap Satelit Pramac Racing Ducati, Francesco Bagnaia, yang motornya mengeluarkan asap, seharunya Bagnaia diberi peringatan berupa bendera hitam.

Berbicara setelah finis keempat yang mengesankan dalam di Jerez, Nakagami mengakui momen itu sangat “menakutkan”, juga karena khawatir ada oli yang bocor.

“Race Direction melakukan kesalahan, karena selama dua lap saya berada di belakang Bagnaia dan motor berasap.

Saya benar-benar takut kehilangan bagian depan, dan akhirnya saya senang melihatnya keluar lintasan lalu menghentikan motornya,” keluh Nakagami dengan blak-blakan, sebagaimana dimuat The Race.

“Itu tidak aman, dan Race Direction selalu bilang ‘keselamatan yang utama’ tapi kali ini mereka melakukan kesalahan besar.

Satu lap masih oke, tapi membiarkannya dua lap adalah kesalahan dan mereka harus lebih memikirkan keselamatan kedepannya,” sambung Nakagami.

Senada dengannya, rider Suzuki Ecstar, Joan Mir juga memprotes asap tebal Desmosedici Bagnaia.

“Awalnya saya kira itu adalah dua motor Yamaha yang mengeluarkan asap ini, tapi kemudian saya melihat itu Bagnaia. Dalam kasus saya, tidak sulit untuk melaju, itu sama hanya ada asap putih ini.

Itu agak berbahaya karena, oke, saya berpikir jika mesin rusak, maka kita akan menabrak (oli), kita semua. Pasti itu situasi yang sulit dan sangat berbahaya,” kata Mir.

Bagnaia sendiri tentu tak sengaja melakukan hal itu, karena ia tak sadar motornya mulai mengeluarkan asap, sampai muncul pesan dasbor dari Race Direction memerintahkannya untuk berhenti.

“Tiga lap sebelum saya mulai merasa motor berjalan sedikit lebih lambat, lalu saya melihat bendera hitam di dasbor dan saya harus berhenti,” jelas Bagnaia.

Baca: Ngakak! Gagal Fokus, Vinales Malah Pakai Motor Rossi

Pada akhirnya Bagnaia harus merelakan peluang podiumnya lenyap begitu saja karena tak bisa menuntaskan balapan. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here