Home MotoGP Nakagami Sendiri Bingung Kenapa Bisa Jatuh Lagi?

Nakagami Sendiri Bingung Kenapa Bisa Jatuh Lagi?

Nakagami Sendiri Bingung Kenapa Bisa Jatuh Lagi?
Takaaki Nakagami (LCR Honda IDEMITSU) vs Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) Race MotoGP Valencia, Spanyol 2020 / runganSport © Gold & Goose.

Takaaki Nakagami sendiri bahkan bingung apa sebenarnya penyebab kecelakaannya di balapan MotoGP Valencia lalu.

Valencia, runganSport — Pembalap asal Jepang, Takaaki Nakagami sudah dua kali membuang kesempatan podium dan menang.

Pertama di Aragon dan kedua di Valencia, ia punya kecepatan untuk memenangkan balapan atau paling tidak naik podium, namun sayangnya ia terjatuh dan gagal finis.

Di Valencia kemarin rider Satelit LCR Honda IDEMITSU itu punya kecepatan yang mengesankan mengejar rider andalan Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, sayangnya ia tersungkur sesaat setelah melewati Pol di lap 19 sebelum saat melewati tikungan 14.

“Saya tidak bisa berkata-kata,” ujar Nakagami setelah kecelakaan itu, seperti diberitana Speedweek.

“Saya kecewa dengan akhir balapan ini. Saya melakukan yang terbaik sejak start dan kemudian melakukan kesalahan kecil dalam manuver menyalip Pol di Tikungan 14.

Saya tidak bisa banyak bicara tentang itu. Kecuali; saya mempertaruhkan semuanya, dan kemudian roda depan hilang kendali.

Saya ingin meminta maaf kepada tim saya. Saya harus mencoba melakukan perjalanan ke Portimão dalam suasana hati yang positif. Saya harus ingat bahwa saya menampilkan performa yang kuat di sini sepanjang akhir pekan. Kami berada di depan dalam setiap sesi. Ini penting,” sambung Nakagami.

“Setelah fase awal yang lemah, saya menutup celah ke depan. Di belokan kiri yang panjang sebelum start dan finish, saya lebih cepat dari semua pembalao, saya segera menyadarinya.

Jadi saya tahu di mana harus menyalip Pol. Seminggu yang lalu, saya terlalu lama menjaga ban. Saya tidak mau kali ini, itu sebabnya saya menyerang,” jelasnya detail.

Lantas apa yang membuatnya terjatuh, apakah ia ragu saat menyalip atau ada hal lain.

“Ketika menyalip, saya benar-benar mengendalikan segalanya. Sayangnya, roda depan saya hilang kendali.

Saya siap untuk keluar dari tikungan dan berakselerasi dengan baik. Saya juga tidak tahu mengapa saya jatuh, karena saya tidak mengerem terlalu lambat.

Saya memberikan segalanya, itu adalah strategi terbaik untuk saya. Sekarang sangat mengecewakan bagi tim. Pada saat manuver melawan Pol, saya juga percaya bisa menang,” klaim Nakagami.

Lantas apa target Nakagami di final Portimao?

Baca: Rabat: Mir Bahkan Bisa Kalahkan Marquez

“Sekarang kami harus menunjukkan kekuatan dan menghilangkan gap saat balapan berikutnya di Portimão,” tutup Nakagami. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here