Home MotoGP Panas! Morbidelli Angkat Kaki Peringati Miller

Panas! Morbidelli Angkat Kaki Peringati Miller

Panas! Morbidelli Angkat Kaki Peringati Miller
Jack Miller (Pramac Racing Ducati) vs Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) Race MotoGP Motegi, Jepang 2019 / runganSport © Petronas SRT.

Franco Morbidelli mengatakan dia memberi isyarat kepada Jack Miller di lap pembuka MotoGP Jepang MotoGP, untuk menunjukkan bahwa dia “kesal” dengan pembalap Pramac Racing Ducati itu.

Motegi, runganSport — Pembalap Satelit Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli terlibat insiden dengan rider Satelit Pramac Racing Ducati, Jack Miller, keduanya bertarung sengit di lap pembuka sirkuit Motegi, untuk memperebutkan posisi ketiga, sampai keduanya hampir bentrok ketika Miller menyalip lewat sisi dalam di Tikungan 3.

Yang juga berlanjut di Tikungan 4, Morbidelli kemudian mengangkat kaki kanannya untuk mengekspresikan ketidaksenangannya dengan pergerakan rider Australia itu.

Miller kemudian menjauh dari Morbidelli, pada akhirnya Morbidelli berhasil finis keenam, sementara Miller menyelesaikan balapan di posisi kesepuluh.

“Saya sangat kesal. Saya rasa saya punya kecepatan yang lebih baik ketimbang Miller, tapi mungkin dia berpikir bahwa dia punya kecepatan yang lebih baik dari saya.

Akhirnya, saya benar, karena saya melewatinya, dan meskipun saya berjuang saya melewatinya dan saya tidak melihatnya selama sisa balapan. Saya benar, tapi dia punya anggapan yang berbeda pada saat itu, sehingga dia memutuskan untuk kehilangan lebih banyak waktu,” kata Morbidelli setelah balapan, seperti diberitakan Motorsport.

“Saya menunjukkan kepadanya bahwa saya kesal (dengan memberi isyarat kepadanya). Di tikungan sebelumnya, ia menyentuh saya dan itu mengapa saya kesal.

Juga karena saya pikir kami benar-benar kehilangan waktu, tak ada alasan melakukan itu (memaksa) di lap awal balapan, terutama ketika Anda menggunakan ban kompon lunak dan Anda harus menggunakannya sampai akhir balapan,” sambung rider Italia itu.

Miller juga punya pandangan berbeda soal insiden tersebut.

“Dia (Morbidelli) merasa seperti dia lebih cepat, tapi dia tidak punya kecepatan. Saya berusaha untuk melewatinya.

Khas Morbidelli, dia (setengah) orang Brasil, dia suka mengacak-acaknya di dalam dirimu kapan saja dia bisa, dan kemudian melemparkan kakinya ke udara.

Ya, 100 persen, (dia) menyuruh saya menunggu di belakangnya, saya tidak menunggu di belakangnya,” sambung Miller tak terima dengan aksi Morbidelli.

Morbidelli merasa waktu yang hilang saat bertarung dengan Miller membuatnya hanya finis kelima di akhir balapan. (DN/eV)

2 COMMENTS

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here