Panas! Yamaha Ingin Seret Pengawas MotoGP ke Pengadilan Arbitrase Olahraga

0
Panas! Yamaha Ingin Seret Pengawas MotoGP ke Pengadilan Arbitrase Olahraga
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Assen, Belanda 2022 / runganSport Β© Todocircuito.

Yamaha sangat keberatan dengan hukuman Long Lap Penalty yang dijatuhi kepada Fabio Quartararo, buntut insiden menabrak Aleix Espargaro di MotoGP Belanda.

Lesmo, runganSport —Β MotoGP Belanda menjadi mimpi buruk untuk pabrikan asal Jepang, Yamaha.

Keempat pembalap mereka tak ada yang mencetak poin, terutama tim pabrikan Monster Energy Yamaha.

Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli sama-sama gagal finis, sayangnya kondisi Quartararo lebih rumit.

Rider asal Prancis itu terjatuh dua kali dalam balapan di sirkuit Assen.

Kecelakaan pertama turut menyeret pembalap lain, Aleix Espargaro (Aprilia Racing) di lap kelima.

Karena itu juga, FIM MotoGP Stewards Panel akhirnya menjatuhi hukuman kepada pembalap bernomor start #20 itu.

Quartarraro mendapat hukuman berupa Long Lap Penalty di seri selanjutnya di MotoGP Inggris mendatang.

Tapi Yamaha sangat keberatan dengan keputusan Pengawas Balapan, hal ini disampaikan langsung oleh bos tim, Lin Jarvsi.

Dalam rilis resmi tim yang dikeluarkan situs Yamaha MotoGP, komentar keberatan berbunyi;

“Direktur Pelaksana Balap Motor Yamaha & Prinsipal Tim MotoGP Yamaha Monster Energy, Lin Jarvis mengungkapkan kekecewaannya dengan penalti putaran panjang untuk Monster Energy British Grand Prix mendatang yang diterima Fabio Quartararo dari panel FIM MotoGP Stewards menyusul insiden balapan dengan Aleix Espargaro di lap 5 dari balapan TT Assen.

Jarvis menyatakan, “Fabio Quartararo, Tim Monster Energy Yamaha MotoGP, dan Yamaha selalu berusaha untuk keadilan dan sportivitas di MotoGP. Kami kecewa melihat ketidaksetaraan hukuman yang diterapkan oleh panel Stewards FIM MotoGP.”

Tim Monster Energy Yamaha MotoGP tidak setuju dengan keputusan hari Minggu oleh panel FIM MotoGP Stewards karena alasan berikut:

– Sementara Quartararo mengaku melakukan kesalahan di Tikungan 5 di Sirkuit TT Assen pada lap 5, Monster Energy Yamaha MotoGP melihat ini sebagai insiden balapan.
Quartararo memiliki reputasi sebagai pembalap yang bersih, tanpa rekam jejak insiden sebelumnya. Itu adalah murni kesalahan yang ​​tanpa niat jahat.

– Monster Energy Yamaha MotoGP mengakui bahwa balapan Aleix Espargaro terpengaruh, tapi seberapa parah dampaknya adalah masalah dugaan. Monster Energy Yamaha MotoGP merasa panel FIM MotoGP Stewards mengukur tingkat keparahan insiden balapan dengan standar subjektif yang tidak konsisten.

Inkonsistensi hukuman yang diterapkan oleh panel Stewards FIM MotoGP selama musim 2022 merusak keadilan MotoGP dan kepercayaan pada yurisdiksi Stewards. Setidaknya ada tiga insiden balapan yang lebih serius di Kelas MotoGP (mengakibatkan pembalap pensiun dari balapan dan/atau menyebabkan cedera) yang dibiarkan tanpa hukuman.

Jarvis menyimpulkan; “Kami ingin mengajukan banding atas keputusan Stewards pada hari Minggu di trek Assen, tapi jenis hukuman ini tidak terbuka untuk diskusi atau banding. Kami kemudian ingin mengangkat masalah ini, pada prinsipnya, dengan CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga), tapi masalah seperti itu juga tidak terbuka untuk banding. Justru karena alasan inilah keputusan yang benar, seimbang, dan konsisten harus diambil oleh Stewards sejak awal dan dilaksanakan dalam kerangka waktu yang benar dan masuk akal,” demikian rilis Yamaha MotoGP.

Baca:Β Kekacauan Start MotoGP Belanda: Oliveira Tabrak Mir, Mir Senggol Marini

Balapan berikutnya akan berlangsung pada pekan awal Agustus mendatang di sirkuit Silverstone, Inggris. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here