Pedrosa: Rahasia Ducati Ban Kompon Soft Baru Michelin

0
211
Pedrosa: Rahasia Ducati Ban Kompon Soft Baru Michelin
Johann Zaeco (Prima Pramac Racing) vs Jorge Martin (Prima Pramac Racing) vs Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) MotoGP Valencia, Spanyol 2022 / runganSport © MotoGP.

Dani Pedrosa berbicara salah satu keunggulan Ducati yang membawa mereka menjadi juara dunia MotoGP 2022.

Milan, runganSport — Pembalap penguji KTM, Dani Pedrosa mengatakan bahwa Ducati bisa menggunakan ban Michelin dengan sangat baik.

Terutama saat penentuan start di Kualifikasi dengan ban baru (baru pakai) kompon lembut.

Mereka menurunkan banyak motor dan seringkali memborong barisan depan, kondisi ini menyulitkan motor dari pabrikan lain.

Misalnya KTM sendiri, kelemahan utama motor Austria menurut Pedrosa adalah tidak mampu menggunakan ban sebaik Ducati.

Ban kompon lembut yang baru sangat sulid dimaksimalkan oleh KTM, kebalikan dari kehebatan Ducati.

KTM lebih nyaman dengan ban kompon lembut tapi yang sudah dipakai cukup lama.

“Jika kita melihat kembali dua tahun terakhir, kualifikasi seringkali menjadi titik lemah bagi kami,” kata Pedrosa mengakui dalam wawancara dengan Speedweek.com.

“Karena Anda bisa melihat bahwa lebih mudah bagi pembalap Ducati untuk melaju lebih cepat dengan ban baru kompon lembut.

Alhasil, mereka menempatkan kedelapan Ducati jauh di depan di grid.

Lebih sulit bagi tim yang tersisa untuk berada di depan di grid,” jelasnya.

“KTM mudah dikendalikan dan dikelola dengan ban bekas.

Tapi dengan ban baru kami tidak bisa melakukan perbaikan besar-besaran.

Titik lemah ini menghalangi kami untuk mencapai posisi start baris depan,” tegas Pedrosa.

Masalah baru yang muncul di MotoGP saat ini memang agak aneh.

“Ada masalah dengan ban depan saat Anda mengikuti lawan di slipstream.

Kemudian tekanan ban naik dengan sangat gila – dan Anda kehilangan cengkeraman.

Anda kemudian tidak dapat lagi menyalip dan tidak lagi membuat posisi,” demikian jabar Pedrosa.

Baca: Alzamora: Marquez Bisa Tinggalkan Honda Jika Hal Ini Terjadi

Bagiamana dengan musim selanjutnya, apakah KTM bisa meniru keunggulan Ducati nanti? (rs/gp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here