Home MotoGP Perbandingan Lorenzo: Ducati Tangguh, Honda Gesit, Yamaha Halus

Perbandingan Lorenzo: Ducati Tangguh, Honda Gesit, Yamaha Halus

Perbandingan Lorenzo: Ducati Tangguh, Honda Gesit, Yamaha Halus
Jorge Lorenzo (Mission Winnow Ducati – 2018, Repsol Honda – 2019 & Monster Energy Yamaha – 2020) MotoGP / runganSport © MotoGP-MotoGP-Motorsport-Total.

Jorge Lorenzo membandingkan motor-motor MotoGP yang pernah ia pakai dalam tiga musim terakhir ini, apa saja keunggulan dan perbedaan mendasarnya?

Barcelona, runganSport — Beberapa bulan setelah pensiunnya dari MotoGP, pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo akan kembali tampil di kelas balap utama Grand Prix, ia akan meramaikan race Catalunya pada Juni yang akan datang.

Beberapa hari yang lalu, Yamaha dengan resmi telah mengkonfirmasi bahwa X-Fuera akan turun dengan fasilitas wildcard.

Sebelumnya, Lorenzo telah diperkenalkan Yamaha sebagai rider penguji mereka mulai 2020 ini.

Artinya, setelah tiga tahun absen, Lorenzo akan kembali ke tim yang paling sukses dalam karier MotoGPnya.

Dulu kerjasama Lorenzo-Yamaha berlangsung sembilan tahun, dari 2008 sampai akhir 2016, dalam kurun waktu tersebut mereka telah memenangkan tiga gelar juara dunia.

Sampai saat ini, Lorenzo menjadi satu-satunya pembalap yang pernah menjadi juara dunia sejak kedatangan rider Repsol Honda, Marc Marquez di kelas utama.

Tahun lalu, Lorenzo sempat menjadi rekan setim Marquez, tapi sangat terpuruk di atas ganasnya Honda RC213V, di tahun sebelumnya Lorenzo juga sempat mengendarai Ducati dan berhasil mencetak tiga kemenangan.

Pengalaman Lorenzo dengan berbagai pabrikan menjadikannya semakin menarik untuk perannya sebagai Test Rider bagi Yamaha, yang akan membantu pengembangan di masa depan.

Lalu apa perbedaan mendasar antara Ducati, Honda dan Yamaha yang jajal Lorenzo dalam tiga musim terakhir ini?

“Dengan Ducati tak terlalu sulit, bahkan jika Anda melihatnya dari luar,” akui Lorenzo yang telah naik podium tujuh kali dengan Desmosedici, termasuk tiga kemenangan, sebagaimana dilaporkan Motorsport-Total.

“Jelas bahwa ini (Ducati) adalah motor yang sangat kuat, jadi saya akan menyoroti kinerja sebagai fitur utama,” terangnya menambahkan.

“Honda lebih sulit digambarkan. Saya punya banyak masalah selama bersama Honda. Tapi bisa dibilang itu motor yang sangat gesit,” akui Lorenzo yang tak pernah tembus sepuluh besar dengan RC213V.

Lalu bagaimana dengan Yamaha yang sekarang, yang mesinnya telah lama tak pernah ia rasakan.

Baca: Lorenzo Kembali Balapan, Vinales Bongkar Taktik Yamaha

“Yamaha adalah motor yang lebih halus dan lebih sederhana jika Anda punya gaya balap yang halus,” demikian Lorenzo membandingkan. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here