Home MotoGP Pol: Beberapa Penggemar Rossi ‘Perusuh’

Pol: Beberapa Penggemar Rossi ‘Perusuh’

Pol: Beberapa Penggemar Rossi 'Perusuh'
Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) vs Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Motegi, Jepang 2019 / runganSport © Yamaha MotoGP.

Pol Espargaro tak terlalu senang dengan sebagian kecil penggemar Valentino Rossi yang terlalu fanatik.

Barcelona, runganSport — Rider Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, mengakui bahwa sangat pentingnya bagi MotoGP untuk tetap memiliki rider Italia, Valentino Rossi.

The Doctor menurutnya adalah salah satu hal terpenting dalam berkembangan MotoGP, tapi ia mengaku sedikit tidak senang dengan beberapa penggemar yang sedikit terlalu fanatik.

Karena Rossi adalah nama besar dan selalu menjadi pusat perhatian, jelas dia punya penggemar paling banyak di seluruh dunia, tapi ada beberapa dari mereka yang bersikap berlebihan, yang cenderung merugikan pihak lain.

“Sejauh ini saya telah menempatkannya (Rossi) di atas, karena ada lebih banyak headline (berita utama). Sampai Marquez mengatakan “ini aku”, Rossi akan terus menjadi yang terbaik.

Saya pikir dia melakukan apa yang dilakukan Angel Nieto di Spanyol, tapi Rossi menerapkannya di seluruh dunia.

Itu membuat brand MotoGP menjadi kuat. Dia punya penggemar di seluruh dunia, orang-orang mencintainya bahkan ketika kita balapan di Barcelona di mana seharusnya ada lebih banyak penggemar Marquez,” tutur Pol dalam wawncara dengan surat kabar Spanyol, AS, seperti dimuat Tuttomotoriweb.

Pol menghargai Rossi sebagai salah satu yang terbaik di Grand Prix, dengan begitu banyak penggemar, tapi ada beberapa dari fans Rossi yang sedikit ‘rusuh’.

“Pembalap terbesar bukanlah yang punya gelar terbanyak, tapi orang yang mampu menggerakkan lebih banyak orang, yang telah dilakukan Rossi selama bertahun-tahun.

Dia adalah pelopor dan marketing jenius. Dia telah menciptakan banyak penggemar, yang positif, tapi juga hooligan dan ini tidak baik,” sambung Pol menjelaskan.

Sebagai informasi, Hooligan adalah istilah untuk perilaku mengganggu atau melanggar hukum seperti kerusuhan, bullying, dan vandalisme.

Sementara itu, berbicara tentang masa depan dirinya, Pol saat ini rupanya menarik minat pihak Honda, bagaimana ia menanggapi?

Karena kontraknya akan habis di akhir 2020 ini, dan Alberto Puig, yang menjabat manajer tim Repsol Honda sempat memujinya dan menyebut Pol bakal cocok dengan Honda.

“Ini bukan saatnya untuk memikirkan ke mana saya akan pergi. Saya percaya keputusan akan dibuat menjelang akhir musim.

Saya telah banyak ditanya tentang Honda, tapi hanya ketika kita mulai balapan lagi kita akan mengerti arah mana yang harus diambil.

Saat ini kombinasi Pol-KTM sangat bagus, kami sedang menjalankan proyek yang hebat.

Baca: Rossi Berharap Bertahan di MotoGP 2021, Tapi

Saya nyaman di sini dan kita akan melihat di mana level kita. Mereka melakukan segalanya untuk membuat saya bertahan dan membuat saya berjuang untuk balapan dan gelar melawan Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki,” demikian Pol menuturkan. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here