Rabat Jago di Moto2 Tapi Keok di MotoGP, Ini Masalahnya

0
1440
Rabat Jago di Moto2 Tapi Keok di MotoGP, Ini Masalahnya
Johann Zarco (Esponsorama Racing) vs Tito Rabat (Esponsorama Racing) MotoGP Portimao, Portugal 2020 / runganSport © MotoGP.

Johann Zarco menganalisa kegagalan Tito Rabat di MotoGP, yang sebelumnya sangat tangguh di Moto2.

Paris, runganSport — Mantan rider KTM, Johann Zarco sempat menghabiskan satu musim sebagai tandem juara dunia Moto2 2014, Esteve Tito Rabat di tim Satelit Esponsorama Racing.

Karena itu, Zarco sedikit mengerti dengan masalah Rabat di MotoGP selama ini.

Advertisements

Nama Rabat memang sudah menjadi langganan di barisan belakang di hampir setiap sesi, tapi apa sebenarnya yang menyababkan hal itu.

Pada akhirnya Rabat tergusur dari MotoGP, terpaksa pindah ke Superbike untuk melanjutkan karir balapnya mulai 2021 yang akan datang.

“Bersama Rabat, Anda ingat tahun-tahun Moto2, ketika dia cukup kuat dan memenangkan gelar. Saya bertarung dengannya saat meraih gelar keduanya, tetapi pada akhirnya saya mendapatkan gelar pertama saya,” kata Zarco kepada Speedweek.

Rabat sebenarnya bukan rider sembarangan, karena dalam rentang lima musim Moto2, ia berhasil mengumpulkan 33 podium, 16 posisi terdepan dan sebelas lap tercepat dalam
balapan.

Pada 2014 ia dinobatkan sebagai juara dunia kelas menengah Grand Prix, dan pada 2016 naik ke kelas utama.

Advertisements

“Sayangnya dia tidak mendapatkan kesempatan untuk beradaptasi dengan baik di MotoGP.

Mungkin dia memulai dengan motor yang tidak terlalu kompetitif, Open Class Honda. Itu tidak membantu untuk memahami apakah Anda melakukannya dengan baik atau tidak,” jelas Zarco lebih lanjut.

Baca: Akhirnya Rossi Cerita Awal Mulai Kenapa Motor Yamaha Banyak Masalah

Sementara itu, Zarco juga meninggalkan Esponsorama Racing karena mendapat promosi ke tim Satelit utama, Pramac Racing mulai 2021, bertandem dengan rookie Jorge Martin. (DN/eV)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here