Home MotoGP Rahasia Geometri Sasis Honda yang Bikin Alex Marquez Kompetitif

Rahasia Geometri Sasis Honda yang Bikin Alex Marquez Kompetitif

Rahasia Geometri Sasis Honda yang Bikin Alex Marquez Kompetitif
Alex Marquez (Repsol Honda) MotoGP Aragon, Spanyol 2020 / runganSport © MotoGP.

Stefan Bradl menerangkan bahwa Alex Marquez sekarang sangat nyaman dengan motornya setelah menemukan set-up potensial sejak tes resmi di Misano lalu.

Aragon, runganSport — Sebagai pembalap penguji HRC, rider asal Jerman, Stefan Bradl tentu sangat senang dengan kembalinya Honda ke podium MotoGP.

Dia memberikan pujian untuk performa apik rookie Repsol Honda, Alex Marquez, juga menceritakan bulan-bulan sulit sebelum keberhasilan itu.

Walau Bradl sendiri jauh start di belakang dan gagal mencetak poin di Aragon, tapi ada perkembangan positif untuk tiga rider lainnya, dimana Cal Crutchlow (CLR Honda) mengamankan tempat ketiga di starting grid, Alex meraung dari posisi kesebelas di grid ke posisi finis kedua, dan Takaaki Nakagami (LCR Honda) finis kelima, menjadi pembalap Honda terbaik di klasemen (P5), dan masih berpeluang menjadi juara dunia.

Khusus untuk peraih podium di Aragon, yakni Alex, yang sudah membuat semua perubahan set-up yang diminta Honda saat ini. Yang sudah dikerjakan sejak tes hari Selasa setelah balapan pertama di Misano lalu.

“Sejak itu dia meningkat dalam langkah-langkah kecil,” jelas Bradl kepada Speedweek.

“Itu tidak selalu menuju ke arah yang benar, dan terkadang dia harus mundur selangkah atau dua langkah saat memberikan feedback.

Dia memahami motornya dengan sangat baik saat ini. Itu membuatnya sangat kompetitif pada hari Minggu (balapan); Saya hanya bisa memberi selamat kepadanya. Dia berkendara dengan cara yang luar biasa, saya sangat respek,” sambung pria Jerman itu.

“Dengan cara tertentu, kami sekarang juga mengikuti perubahan set-up ke arah ini di pit kami, ini tentang geometri sasis. Kami membuat perubahan mendasar setelah Jum’at (Latihan Bebas).

Sebelumnya, kami lebih mengandalkan set-up tim penguji. Menurut saya, sekarang kami sudah mendapat pengaturan yang dapat untuk semua pembalap dengan sedikit lebih baik,” seru Bradl detail.

Biasanya pembalap lain tak senang dengan hasil rider lainnya, walau sama-sama menggunakan pabrikan yang sama. Rapi lain halnya dengan Bradl. Sebagai penguji, dia senang saat RC213V menjadi lebih bertenaga lagi.

“Kami mengalami masa-masa sulit. Kami tidak terlalu kompetitif dalam beberapa bulan terakhir.

Dan tanpa Marquez situasinya menjadi lebih sulit. Tapi kami tetap tenang; kami bekerja terus menerus dan mencoba sesuatu yang baru lagi dan lagi. Kami memeriksa semua area dan menguji semuanya.

Pengembangan dibekukan, jadi hanya ada area kecil yang bisa kami kerjakan, dengan sasis dan elektronik, misalnya. Kami telah melakukan banyak hal dalam hal ini, benar-benar segalanya.

Tren kenaikan pertama dapat dilihat di Le Mans dengan motor 2020, sekarang juga di Aragón, terutama dengan Alex dan Cal. Alex benar-benar menunjukkan kecepatan yang sangat baik di lintasan kering saat balapan.

Baca: Bos Petronas SRT Yakin Quartararo Juara Dunia

Kami berusaha dan menguji banyak hal. Itu sekarang terbayar, dan sekarang kita tidak bisa berhenti,” demikian Bradl. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here