Home MotoGP Redding: Marquez Tak Mungkin Menang Pakai Aprilia

Redding: Marquez Tak Mungkin Menang Pakai Aprilia

Redding: Marquez Tak Mungkin Menang Pakai Aprilia
Scott Redding, Aprilia Team Gresini Racing 2018 / runganSport © Crash.

Sachsenring, runganSport — Pembalap asal Inggris, Scott Redding tampil kurang maksimal di paruh pertama MotoGP musim ini.

Jagoan pabrikan Aprilia baru mengumpulkan 11 poin dalam 8 balapan awal tahun ini dan sedikit kecewa dengan cara kerja atau strategi Aprilia.

Tahun depan, Redding akan digantikan oleh pembalap Italia, Andrea Iannone di Aprilia, jadi sekarang masa depan Redding masih belum jelas.

Redding diperkirakan akan hijrah ke World Superbike tahun 2019 mendatang.

“Saya dilahirkan untuk menang, jadi saya ingin menang.

Pada paruh pertama musim ini, saya ingin menunjukkan hasil yang bagus, tapi saya tidak bisa.

Saya bekerja keras dan tidak pernah mendapatkan hadiah untuk itu,” keluh Redding seperti dimuat Speedweek.

“Tapi saya tidak pernah menyerah. Saya mungkin sedikit frustrasi, tapi yang jelas saya tak pernah menyerah,

Motor yang kami terima untuk pengujian di Sepang dan Thailand sama seperti sekarang.

Saya pikir perkembangannya akan lebih besar dan berkembang lebih cepat.

Motor ini punya potensi untuk hasil yang baik.

Masalahnya adalah Anda selalu melampaui batas dan terus-menerus dalam bahaya jatuh.

Sekarang Anda harus melangkah mundur dan melihat bagaimana motor dapat dikembangkan, bekerja untuk itu dan kemudian memberikan hasilnya,” tegas Redding.

Redding tidak berharap untuk perkembangan yang cepat, tapi.

“Saya tahu bahwa pada akhirnya saya akan punya masalah yang sama di tiap akhir pekannya, dan mungkin di tiga seri berikutnya.

Saya sudah tahu itu sebelum saya sampai di lintasan. Itu sulit bagi saya. Kita perlu membuat mesin lebih halus dan lebih mudah dikendarai di kecepatan putaran bawah.

Motor ini sangat agresif. Kami sedang menunggu pembaruan untuk mesin agar membantu kami di area ini.

Mesin dengan karakter yang berbeda juga akan membantu kami di semua area yang lain,” harap rider 25 tahun itu.

“Saya percaya pada Aprilia dan proyek ini dan mereka bisa melakukannya jauh lebih baik.

Jika saya punya kesempatan, saya akan tinggal.

Tapi Aprilia menilai saya setelah empat balapan. Saya tidak berpikir itu adil.

Mereka mempekerjakan saya untuk mengembangkan motor dan saya mencobanya.

Tapi mereka ingin melihat hasil yang bagus pada saat yang bersamaan dan dalam waktu yang sangat singkat.

Saya sendiri ingin punya lebih banyak waktu,” sambung Redding dengan kesal.

Saking buruknya performa motor Italia itu, Redding berani bilang bahwa Marc Marquez pun tak mungkin akan menang jika menggunakan Aprilia.

“Bahkan jika Marquez pun menggunakan motor saya, dia tidak akan memenangkan balapan.

Tentu saja dia akan lebih baik dari saya, tetapi hanya dengan mengganti pembalap tidak akan membuat Aprilia tiba-tiba memenangkan balapan.

Mereka harus memikirkan itu, mengubah pembalap tak akan mengubah hasil secara signifikan.

Ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik untuk pembalap seperti Iannone, ada ketegangan dan tekanan.

Ini adalah permainan peluang yang sekarang mereka masuki. Kita akan melihat cara kerjanya,” pungkasnya. (DN/eV)

NEXT: Resmi! Repsol dan Honda Perpanjang Kerja Sama Sampai 2020