Home MotoGP Ribut-ribut Soal Marquez, Mir Serang Stoner

Ribut-ribut Soal Marquez, Mir Serang Stoner

Ribut-ribut Soal Marquez, Mir Serang Stoner
Joan Mir (Suzuki Ecstar) MotoGP Le Mans, Prancis 2020 / runganSport © MotoGP.

Joan Mir tak setuju dengan pendapat Casey Stoner yang menyebut MotoGP kekurangan nilai karena absen panjang Marc Marquez.

Le Mans, runganSport — Legenda MotoGP asa Australia, Casey Stoner sempat berkomentar jika MotoGP musim 2020 ini sedikit berbeda dari musim-musim sebelumnya.

Hal ini karena pembalap utama di kelas utama, Marc Marquez (Repsol Honda) absen.

Marquez yang berupakan rider terbaik dan terkuat harus absen karena cedera, membuat pembalap lain tak bisa berhadapn dengan sang juara dunia bertahan.

Dan menurut Stoner MotoGP tanpa Marquez membuatnya sedikit menurun untuk pemenang nantinya.

Karena mereka juara tanpa pernah berhadapan langsung atau mengalahkan Marquez.

Menanggapi hal itu, rider Suzuki Ecstar, Joan Mir sangat keberatan.

“Mudah bicar seperti itu dari luar, (karena) ia sudah pensiun,” celoteh Mir dalam wawancara dengan Marca.

“Yang saya heran adalah secara teorinya, Stoner sudah tak ada lagi di sini kan? Tapi ia hanya muncul untuk memberi komentar seperti ini, jadi saya tak mengerti.

“Terserah dia bebas bicara, memberikan pendapatnya dari rumah, duduk di sofa, tempat yang sangat nyaman,” sambung rider Spanyol itu dengan nada sindiran.

Poin utama dalam perdebatan ini adalah pembalap yang akan menjadi juara tapi tak berhadapan langsung dengan Marquez, yang merupakan dominator saat ini di kelas utama.

Tapi Mir kemudian menyebut jika dulu Marquez juga sempat menjadi juara disaat lawannya cedera.

“Sepertinya hal serupa terjadi juga pada Marquez saat gelar pertamanya, ketika Pedrosa dan Lorenzo sedang cedera.

Tapi itu kan tak berarti gelar juara dunia Marquez jadi kurang berharga. Sama sekali tidak, itu pastinya tetap berharga karena jadi yang pertama untuknya,” jelas Mir.

Mir masih tak paham dengan pendapat Stoner yang menyebut MotoGP nilainya berkurang tanpa Marquez.

“Saya tak mengerti dengan (komentar Stoner) ‘karena tak ada Marquez, nilainya jadi berkurang’. Karena Marquez telah mengambil risiko di balapan pertama dan ia cedera.

Dan itu adalah bagian dari persaingan. Apa jadinya jika Marquez tidak terjatuh? Kita takkan pernah tahu. Tapi untuk saat ini, faktanya adalah ia jatuh di balapan pertama,” demikian Mir menekankan.

Baca: Jadwal Race MotoGP Aragon 2020

Mir musim ini menjadi salah satu kandidat juara dunia 2020, dengan hanya tertinggal 10 poin dari rider Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, dan masih ada lima balapan sampai final Portimao mendatang. (DN/eV)

3 COMMENTS

  1. Mengapa harus emosi Joan Mir? itu mulut mereka, terserah mau omong apa, kok anda yg emosi? 🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️

  2. Yang menjadi juara dunia MotoGP 2020 pastinya pebalap yang sangat bertalenta skil no 1siapapun itu, maju terus mir dan rins✊

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here