Home MotoGP Rossi Heran Quartararo Bisa Sangat Cepat

Rossi Heran Quartararo Bisa Sangat Cepat

Rossi Heran Quartararo Bisa Sangat Cepat
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) vs Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Le Mans, Prancis 2019 / runganSport © Speedweek.

Kita tidak tahu penyebabnya pastinya (mengapa Fabio Quartararo cepat). Dia hanya cepat,- Valentino Rossi.

Jakarta, runganSport — Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi mau tidak mau harus terbiasa dengan kenyataan bahwa pembalap Setelit Yamaha mulai jauh lebih jago darinya dalam beberapa tahun terakhir ini.

Tapi Penyebabnya tetap belum diketahui oleh Rossi sampai saat ini, masih misterius.

Dalam dua setengah tahun ini sudah ada tiga pembalap kuat dari Satelit Yamaha, yang kerap tampil lebih baik dari Rossi.

Mulai dari rider Prancis, Johann Zarco dan rider Jerman, Jonas Folger.

Tahun ini kembali ada pembalap asal Prancis yang perlahan mulai mengancam kedigdayaan Rossi di Yamaha, dia adala Fabio Quartararo.

Tahun lalu Zarco bahkan sempat masuk dalam peta perebutan gelar juara dunia di sepertiga pertama musim 2018, dan tahun ini Quartararo mulai tampil mengancam Rossi yang sekarang berusia 40 tahun.

Tak hanya itu, tandem ‘El Diablo’, Franco Morbidelli yang merupakan anak didik Rossi di VR46 Academy, tampaknya juga mulai menjadi musuh di lintasan bagi Rossi.

Rider Italia itu bahwa tak tahu mengapa bisa pembalap Satelit malah lebih kuat darinya?

“Quartararo pembalap yang luar biasa. Saya biasa bersamanya di lintasan di seri terakhir kemarin saat Latihan Bebas,” kata Rossi kepada Speedweek.

Rossi dalam kebingungannya menyebut bahwa Quartararo telah mampu memanfaatkan kekuatan terbaik M1 dengan cara yang benar.

“Racing linenya sangat baik, dia menggunakan kekuatan M1 dengan cara yang benar.

Quartararo melakukannya dengan baik. Ketika saya mengikutinya dari dekat di lintasan, saya selalu mendapat kesan bahwa dia punya cengkeraman lebih dari saya.

Tapi kita tidak tahu penyebabnya pastinya (mengapa Quartararo cepat). Dia hanya cepat,” jelas Rossi menambahkan.

Saat ini Rossi berada di posisi keenam klasemen sementara dengan 80 poin, sementara Quartararo mengintai dengan 67 poin di posisi kedelapan.

Keduanya hanya terpaut 13 angka dengan 10 balapan tersisa di paruh kedua 2019.

Jadi, masih ada banyak peluang bagi Quartararo mengejar Rossi yang tampaknya mulai lemah di atas M1nya.

Terutama berkaca dari musim paruh kedua tahun lalu, dimana Rossi masih belum bisa tampil baik di banyak sirkuit sepuluh seri terakhir ini.

Tapi di sisi lain Rossi juga bisa bangkit dan berpeluang tampil lebih baik.

Rossi hanya hampir menang di seri Malaysia dan Valencia, untuk Quartararo bisa saja akan tampil lebih kuat lagi dari balapan-balapan sebelumnya.

Begitu juga dengan Morbidelli, tentu ia tak akan tinggal diam menyaksikan kehebatan rekan setimnya, persaiangan keduanya bisa mendekatkan posisi mereka dengan Rossi di klasemen atau bahkan mungkin bisa melewatinya nanti di seri-seri terakhir.

Seri balap pertama di paruh kedua musim 2019 akan berlangsung di sirkuit Brno dalam Grand Prix Ceko, 4 Agustus yang akan datang. (DN/eV)

NEXT: Paruh Musim: Quartararo Rookie Terbaik, Bagnaia Terburuk

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here