Home MotoGP Rossi Kecewa Batal Balapan di Qatar dan Thailand

Rossi Kecewa Batal Balapan di Qatar dan Thailand

Rossi Kecewa Batal Balapan di Qatar dan Thailand
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Losail, Qatar 2020 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi sedikit kecewa dengan batal dan tertundanya MotoGP Qatar dan Thailand 2020.

Tavullia, runganSport — Pada Minggu (01/03) malam , Dorna Sports selaku penyelenggara Grand prix mengumumkan bahwa kelas MotoGP di Qatar tidak akan balapan, karena pembatasan perjalanan dari Jepang dan Italia ke Qatar.

Anggota paddock dari negara-negara tersebut akan segera dikarantina selama minimum empat belas hari setelah tiba di bumi Qatar.

Itu membuat balapan tidak mungkin terjadi. Sementara pembalap di Moto2 dan Moto3 telah berada di Qatar sejak beberapa waktu sebelum tes, balapan berlanjut seperti yang direncanakan. Senin mengikuti konfirmasi bahwa MotoGP Thailand juga telah ditunda untuk sementara waktu.

“Ini adalah berita yang sangat buruk. Sangat disayangkan,” kata pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi sebagaimana dimuat Motorsport Belanda.

“Setelah berlatih untuk musim dingin yang panjang, kami siap untuk memulai musim, secara fisik dan mental.

Setelah tes di Qatar saya benar-benar ingin balapan. Sangat disayangkan bahwa balapan untuk kelas MotoGP di Qatar telah dibatalkan, terutama untuk para penggemar, sekarang kita juga tidak tahu berapa lama waktu yang diperlukan sebelum kita benar-benar dapat memulai balapan.

Ini akan memakan waktu cukup lama, terutama karena GP Thailand sudah ditunda untuk semua kelas. Saya berharap situasi akan membaik dalam beberapa minggu mendatang,” harap pembalap Italia itu.

Memang untuk saat ini tak ada pilihan lain selain langkah yang sudah diambil Dorna.

Bos tim Yamaha. Massimo Meregalli menambahkan bahwa Dorna, FIM dan IRTA tidak punya pilihan lain.

“Ini adalah situasi yang unik dan sulit dalam banyak hal. Pertama-tama sangat mengecewakan bahwa kami tidak dapat balapan akhir pekan ini, sangat disayangkan bagi para penggemar,” ujar Meregalli.

“Sayangnya tidak ada pilihan lain mengingat keadaan. Jika mereka mengikuti balapan kelas MotoGP di Qatar, sebagian besar tim kami dan juga paddock lainnya tidak mungkin tiba tepat waktu. Itu telah menyebabkan semua jenis masalah. Dari masalah logistik hingga kekurangan staf,” terangnya.

Untuk alasan itu, petinggi Yamaha itu percaya bahwa Dorna telah berhasil dengan baik dalam mengambil keputusan.

“Ini bukan keputusan sembrono, yang juga berlaku untuk keputusan pemerintah Thailand. Tapi tidak ada keraguan bahwa kita harus menanggapi kekhawatiran tentang perluasan virus Corona dengan sangat serius.

Tak ada yang ingin membatalkan dua balapan pertama, tapi kita semua sepakat bahwa kesehatan dan keselamatan adalah yang terpenting.

Kami menghormati keputusan itu dan berharap dapat segera beraksi lagi,” demikian Meregalli.

Baca: Resmi! MotoGP Thailand Ditunda Karena Virus Corona

Balapan pertama tahun ini diharapkan akan dimulai pada 5 April mendatang di Grand Prix Amerika Serikat. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here