Home MotoGP Rossi Tak Cemas Marquez Lampaui Jumlah Gelarnya

Rossi Tak Cemas Marquez Lampaui Jumlah Gelarnya

Rossi Tak Cemas Marquez Lampaui Jumlah Gelarnya
Valentino Rossi vs Marc Marquez vs Cal Crutchlow, Race MotoGP Buriram, Thailand 2018 / runganSport © MotoGP.

Buriram, runganSport — Pembalap movistar Yamaha, Valentino Rossi menjadi rider paling tua di grid MotoGP saat ini, dengan pembalap Suzuki Alex Rins jadi rider termuda di kelas utama musim ini.

Rossi yang saat ini telah berusia 39 tahun, sudah mengangtongi sembilan gelar juara dunia di semua kelas atau tujuh gelar di kelas utama.

Satu pembalap yang sangat mengancap catatan rekor Rossi adalah rider andalan Repsol Honda, Marc Marquez.

Saat ini remaja Cervera itu sudah mengoleksi 7 gelar juara dunia di semua kelas atau empat gelar di kelas utama.

Tahun 2018 ini, Marquez berpeluang besar menambah satu gelar lagi, menjadi lima gelar untuk kelas utama, hanya kurang 2 gelar jadi jumlah capaian The Doctor di kelas utama.

Usai Marquez saat ini masih 25 tahun, tentu ini menjadi keuntungan tersendiri, karena kedepannya Marquez masih punya kesemapatan yang terbentang luas melampaui jumlah gelar Rossi.

Sejak naik ke kelas utama pada 2013 lalu, Marquez hanya gagal menjadi juara dunia di musim 2015 saja, prestasi dan grafik gemilang Marquez diprediksi akan terus meningkat seiring kedewasaan diri sang pembalap.

Melihat hal tersebut, Rossi yang posisi dengan jumlah gelarnya tidak merasa terancam dengan akselesari prestasi Marquez, Rossi mengaku santai dengan hal tersebut.

Sementara Marquez yang masih berusia 25 tahun, diprediksi akan mengunci gelar dunianya yang ketujuh di ajang Grand Prix pada MotoGP Jepang dua pekan mendatang.

“Kalau Anda lihat statistik, saya rasa Marquez memang akan bisa mengalahkan catatan rekor-rekor saya.

Tapi saya tak perlu mencemaskan hal tersebut, saya harus fokus pada karier saya sendiri,” ucap Rossi santai.

“Saya harusnya bisa meraih lebih banyak gelar juara dunia lagi.

Mungkin penyesalan terbesar saya adalah gagal merebut gelar pada musim 2006 saat final Valencia, saat itu saya melakukan kesalahan,” kenang Rossi.

Rossi sendiri sejatinya masih mengharapkan gelar juara dunia yang baru, ia sangat bernafsu dengan catatan gelar kesempuh sepanjang karir balap Grand Prixnya.

Mungkin ini salah satu alasan Rossi masih punya motivasi yang tinggi dan bersedia bertahan di tengah ganasnya persaingan MotoGP era saat ini. (DN/eV)

NEXT: Syahrin Yakin Kalahkan Morbidelli Sebagai Rookie Terbaik