Home MotoGP Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez, Lorenzo: Dua-duanya Salah

Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez, Lorenzo: Dua-duanya Salah

Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez, Lorenzo: Dua-duanya Salah
Jorge Lorenzo, Ducati Team 2018 / runganSport © MotoGP.

Mallorca, runganSport — Rider Repsol Honda, Marc Marquez menegaskan bahwa ia ingin berdamai dengan pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi di GP San Marino kemarin.

Lantas Marquez menawarkan jabat tangan dengan Rossi, namun sayangnya rider Italia itu menolak niat baik Marquez dengan alasan bahwa sudah tak ada masalah antara keduanya.

Menanggapi hal tersebut, pembalap Ducati Team, Jorge Lorenzo menyebut kedua belah pihak, baik Marquez mapun Rossi sama-sama salah.

“Keduanya salah,” kata Lorenzo seperti diberitakan Speedweek.

Hubungan buruk keduanya berawal ketika Rossi menuduh Marquez pada musim 2015 lalu, bahwa ia telah membantu Lorenzo dalam pertarungan gelar.

Setelah insiden #SepangClash Rossi dihukum, Lorenzo dinobatkan sebagai juara dunia.

Sejak saat itu, hubungan antara Marquez dan Rossi semakin menegang.

Sebelum GP San Marino kemarin, Marquez menjelaskan bahwa dia ingin berdamai dengan The Doctor.

Pada konferensi pers resmi di Misano pada hari Kamis, sehari sebelum Latihan Bebas, Rossi menanggapi pernyataan Marquez dengan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja dan bahwa tidak perlu berdamai.

Namun, Rossi dengan jelas menunjukkan bahwa bertentangan dengan pernyataannya sendiri telah menolak berjabat tangan dengan Marquez, menggelengkan kepala sambil tersenyum dan berkata, “Kami tidak perlu berjabat tangan. Tidak apa-apa. Kami tidak punya masalah,” ucap Rossi meyakinkan rider Spanyol itu.

Sekarang, Lorenzo memberikan pendapatnya tentang permasalahan Rossi dan Marquez.

“Saya pikir mereka berdua salah. Rossi salah karena dia tidak ingin berjabat tangan dengan Marquez.

Saya pikir dia terlalu bangga dengan perilakunya yang kekanak-kanakan.

Dia bereaksi salah karena dia melewatkan kesempatan seperti itu untuk memberi tahu kepada para penggemarnya bahwa mereka seharusnya tidak menemui lawannya dengan ejekan.

Mereka tidak melakukan apapun untuk mendapatkannya,” jelas Lorenzo.

Lorenzo melanjutkan dengan menyebut Marquez juga bersalah.

“Marquez melakukan sesuatu yang salah karena itu mempengaruhinya, yang menurut Rossi, dia harus melupakannya.

Jika dia tidak ingin menjabat tangannya, maka ia harus menerima dan melupakannya.

Itu pendapat saya. Keduanya akan melakukan apa yang mereka inginkan,” pungkas Lorenzo. (DN/eV)

NEXT: Marquez Bersyukur Ducati Telah Mendominasi