Home MotoGP Rossi Uji Coba Knalpot Baru Yamaha, Seperti Apa Kekuatannya?

Rossi Uji Coba Knalpot Baru Yamaha, Seperti Apa Kekuatannya?

Rossi Uji Coba Knalpot Baru Yamaha, Seperti Apa Kekuatannya?
YZR-M1 Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Tes Resmi MotoGP 2020 Misano, San Marino / runganSport © Twitter/MotoGP.

Valentino Rossi menguji banyak part baru di tes Misano, salah satunya knalpot baru dengan bentuk aneh.

Misano, runganSport — Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi mengakhiri tes satu hari di Minsa (Selasa (15/9) di posisi ke-17. Hasil ini karena Rossi tak fokus melakukan serangan waktu, melainkan mencoba berbagai macam part baru dan kemampuan mesin di kecepatan puncak.

Rossi mencatat waktu terbaik 1 menit 32,946 detik, tertinggal sekitar 1,4 detik dari rekan setimnya, Maverick Viñales, yang tampil sebagai yang tercepat.

Rossi total mengahabiskan 90 lap dalam dua seri berbeda sepanjang hari, tidak mengejar waktu lap, tapi mencoba banyak part baru, termasuk knalpot baru.

Rossi dan krunya sedang fokus mencari top speed dan kemampuan berkendara yang lebih baik.

“Kami melakukan banyak kerja keras. Saya menghabiskan banyak lap karena kami harus mencoba banyak hal,” kata Rossi kepada Speedweek usai sesi berlangsung.

Seperti Vinales, Rossi juga mencoba swing arm baru dan rem belakang jempol.

“Tesnya tidak terlalu buruk. Kami melatih motornya. Seperti biasa, dari semua hal yang kami coba, beberapa hal meningkat dan beberapa lainnya tidak. Tapi secara keseluruhan, itu adalah tes yang bagus.

Kami menemukan sesuatu yang positif, jadi kami akan berusaha lebih kuat untuk akhir pekan mendatang,” akui Rossi.

Serangkaian kerusakan mesin yang disebabkan oleh beberapa katup yang rusak di dua acara pembukaan di Jerez telah membuat Yamaha menyulap mesin yang tersisa masuk dan keluar dari motornya sejak saat itu untuk mencoba mengawetkannya.

Lalu apa fungsi lebih dan kemampuan knalpon baru Yamaha yang dicoba Rossi dan Vinales.

“Yamaha benar-benar membakar beberapa mesin mereka tepat di awal tahun, dan itu merusak katup,” kata guru teknis The Race, Neil Spalding dua minggu lalu di podcast MotoGP The Race.

“Tapi mesin yang disegel berarti mereka tidak diizinkan untuk mengganti katup itu. Jadi mereka harus menjalankan sisa tahun ini dengan mesin tersebut dan sekarang mereka harus menemukan cara untuk mengurangi stres.

Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan mengurangi putaran maksimum dan kemudian mencoba dan membangun semua peralatan di bagian luar mesin yang disegel untuk mencoba dan membantu mesin tersebut mengeluarkan tenaga terbaiknya meski rpm rendah.

Itu biasanya akan mencakup modifikasi panjang masuk bodi throttle dan yang paling penting adalah sistem pembuangan baru dengan pipa primer yang lebih panjang, untuk membantu mesin mengeluarkan tenaga yang lebih baik pada rpm yang lebih rendah,” sambungnya menjelaskan.

Baca: Hasil Tes Resmi MotoGP 2020 Misano

Agar sisa mesin Yamaha cukup awer sampai akhir musim, mereka mencoba menurunkan limit rpm, mengakali tenaga dengan bentuk knalpon yang lebih panjang agar tetap beringas. (DN/eV)

1 Komentar

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here