Rossi Ungkap Alasan Tinggalkan Repsol Honda: Tak Tahan Dibilang Menang Motor

0
21046
Rossi Ungkap Alasan Tinggalkan Repsol Honda: Tak Tahan Dibilang Menang Motor
Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) vs Pol Espargaro (Repsol Honda) MotoGP Aragon, Spanyol 2021 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi mengatakan bahwa dia meninggalkan Repsol Honda di akhir 2003 lalu, karena sudah tak tahan dengan alasan menang karena motor.

Aragon, runganSport — Pembalap asal Italia, Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) adalah pebalap yang paling banyak berkompetisi di MotoGP dan satu-satunya dengan lebih dari 300 start Grand Prix.

Tahun 2021 ini akan menjadi musim perpisahannya, meskipun itu adalah keputusan yang sulit, tapi Rossi tetap harus berhenti balapan.

The Doctor telah menjalani banyak balapan, salah satu yang paling berkesan adalah balapan pertamanya bersama Yamaha pada 2004 silam.

Itu sekaligus menjadi kemenangan pertamanya dengan motor selain Honda.

Rossi pada waktu itu sangat mendominasi sebelumnya, tapi suara-suara berbicara dia menang karena faktor motor.

Anak Tavullia itu sudah tak tahan dengan klaim tersebut, membuktikan diri dengan pindah ke Yamaha lalu langsung menang.

Ini menjadi salah satu momen hebat Rossi yang dia ungkap dalam wawancara terbaru, kemenangannya di Welkom, saat dia membawa Yamaha untuk pertama kalinya, setelah beberapa tahun membela Honda.

“Itu adalah kombinasi yang gila, karena untuk dapat meninggalkan Honda Repsol Anda harus bisa melakukannya,” kata Rossi berbicara dalam wawancara dengan DANZ, sebagaimana dimuat Motosan.

“Bahkan, sekarang ketika saya menganalisisnya, saya berpikir; “dia gila.” Dan itu, bercampur dengan kepercayaan diri yang tinggi dan, sebagai tambahan, saya tidak tahan mendengar komentar bahwa saya menang karena saya mengendarai Honda, karena ketika saya berada di trek, saya merasa yang tercepat dari semuanya, jadi saya bisa
membuktikan diri dan berkata ‘lihat, sekarang saya telah menang dengan motor lain.’

Tapi, sejujurnya, saya tidak menyangka bisa menang di balapan pertama, itu adalah sesuatu yang tidak terduga,” akui Rossi menjelaskan.

Baca: Lorenzo: Marquez Pembalap Terbaik Karena Paling Berani Ambil Risiko

Rossi total sudah membela tiga pabrikan berbeda selama berlaga di kelas utama, mulai dari Honda, Yamaha dan sempat dua musim bersama Ducati. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here