Home MotoGP Rossi: Vinales Memang Cepat Saat Tes

Rossi: Vinales Memang Cepat Saat Tes

Rossi: Vinales Menang Cepat Saat Tes
Valentino Rossi vs Maverick Vinales, Movistar Yamaha MotoGP 2018 / runganSport © MotorSport Week.

Tavullia, runganSport — Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales tampil cukup baik dan dominan di dua tes MotoGP baru-baru ini di Valencia dan Jerez.

Bahkan rider asal Spanyol itu mengklaim baha motor Yamaha M1 sekarang sudah sanggup untuk diajak bertarung merebut gelar juara dunia MotoGP 2019.

Vinales sangat yakin karena mampu tampil cepat di atas motor terbaru Yamaha di tes Valencia dan Jerez.

Berbeda dengan sang tandem, Valentino Rossi mendapat hasil yang kurang menggembirakan, baik di sirkuit Valencia maupun Jerez.

Rossi menjelaskan bahwa masalah pada M1 belum sepenuhnya tuntas, dan masih ada banyak pekerjaan di semua area untuk perbaikan motor.

Hasil keduanya menang sangat jauh berbeda dalam dua tes terkahir kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Rossi menyebut rider asal Spanyol itu memang biasa tampil cepat dalam tes dan uji coba.

“Menurut saya, motor baru Yamaha tak banyak berubah, masalah-masalah yang kami hadapi dengan mesin baru sepertinya masih sama,” akui Rossi sebagaimana dimuat Marca.

Artinya, Rossi tak sepenuhnya setuju dengan Vinales, karena menurut Rossi Vinales memang sudah biasa cepat saat menjalani tes.

“Seperti biasa, Vinales memang sangat kuat ketika menjalani tes,” sambung Rossi menerangkan.

Sederhananya menurut saya, memang Vinales kuat di berbagai tes, ia bisa tampil begitu cepat di semua sesi tes,” tegas Rossi.

Seperti diungkap oleh bos tim Movistar Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, bahwa permasalah utama Yamaha sekarang adalah imbas dari pekerjaan yang selesai pada 2016 lalu.

Membuat skuad Yamaha sangat menderita sepanjang musim 2018, mereka hanya berhasil mengamankan satu kemenangan, yakni podium puncak Vinales di seri Australia lalu.

Apakah dengan terungkapnya masalah Yamaha saat ini, akan membuat pabrikan asal Jepang itu sudah tahu langka pengembangan motornya untuk musim 2019? (DN/eV)

NEXT: Ternyata Ini Penyebab Kenapa Yamaha Keok di 2018