Home MotoGP Sindiran Marquez, Rossi dan Ducati Jauh dari Juara Dunia

Sindiran Marquez, Rossi dan Ducati Jauh dari Juara Dunia

Sindiran Marquez, Rossi dan Ducati Jauh dari Juara Dunia
Marc Marquez (Repsol Honda) Podium (1) MotoGP Sachsenring, Jerman 2019 / runganSport © MCNews Au.

Sekarang yang harus dikalahkan adalah para rider Yamaha, khususnya Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT),- Marc Marquez.

Barcelona, runganSport — Paruh pertama MotoGP 2019 telah usai, menghasilkan keunggulan klasemen jumbo untuk jagoan Repsol Honda, Marc Marquez.

Anak Cervera itu sekarang unggul lebih dari dua balapan atas rival terdekatnya, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati)

Tapi nampaknya Marquez tak terlalu pusing lagi dengan pasukan Ducati di sisa musim 2019.

Karena baik Dovi dan sang tandem, Danilo Petrucci baru sama-sama satu kali menang balap.

Terlebih Dovi yang sejak seri Qatar seperti kehilangan kecepatan untuk merampas puncak podium.

Di sisi lain, dengan keunggulan 58 angka, Marquez kian dekat dengan gelar juara dunia kedelapannya untuk semua kelas.

Mulai membuntunti rekor gelar bintang Italia, Valentino Rossi.

Yang bisa saja sangat mudah dilewati oleh Marquez, mengingat usianya sekarang baru 26 tahun.

“Setelah MotoGP Catalunya, kejuaraan sudah berubah dan persaingan benar-benar berbeda,” terang Marquez kepada MotorSport.

Lalu, siapa yang bisa menjadi pengganggu bagi jalan mulus Marquez menuju mahkota juara dunia di sisa balapan tahun ini?

“Sekarang saya sudah unggul dua balapan dari Dovi, tentu saja Ducati akan kembali cepat, tapi sekarang yang harus dikalahkan adalah anak-anak Yamaha, khususnya Maverick Vinales dan Fabio Quartararo,” sambung Marquez menjelaskan.

Apakah Marquez yakin tak terlalu peduli lagi dengan ancama dari pembalap Ducati dan Rossi?

Menang, secara teori hitung-hitungan poin, semua pembalap sulit mengejar Marquez saat ini, terutama Rossi.

Intinya, Marquez tidak lagi menganggap duo Ducati menjadi lawan utama untuk gelar, sebagaimana persaingan di beberapa balapan sebelumnya.

Sedangkan untuk Rossi, situasinya bahkan lebih rumit.

The Doctor, kenyataannya, setelah awal musim yang sangat menggembirakan, berangsur-angsur turun dan posisinya semakin merosot.

Rossi wajib butuh gebrakan besar di seri selanjutnya guna memperbaiki posisi yang sudah tertinggal jauh.

Setidaknya harus berjuang untuk runner-up jika mengejar Marquez sudah tak mungkin lagi.

Jika performa buruk Rossi kembali terulang di paruh kedua nanti, maka besar kemungkinan ia akan menjadi mangsa empuk bagi rookie Petronas Yamaha SRT, Quartararo, yang sekarang mengintai Rossi hanya dengan jarak 13 poin.

Seri berikutnya setelah libur musim panas nanti, akan berlangsung di sirkuit Brno dalam Grand Prix Ceko, 4 Agustus yang akan datang. (DN/eV)

NEXT: Pedrosa Komentari Derita Lorenzo di Repsol Honda