Home MotoGP Tes Motor Superbike Ilegal? Quartararo Terancam Hukuman FIM

Tes Motor Superbike Ilegal? Quartararo Terancam Hukuman FIM

Tes Motor Superbike Ilegal? Quartararo Terancam Hukuman FIM
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) Tes Pribadi Paul Ricard, Prancis 2020 / runganSport © Instagram/Fabio Quartararo.

Fabio Quartararo (MotoGP) dan Sergio Garcia (Moto3) diduga telah melakukan tes dengan motor ilegal menjelang MotoGP 2020, dan mereka harus hadir dalam acara dengar pendapat di Jerez nanti menjelang seri pembuka.

Barcelona, runganSport — Dalam beberapa pekan kebelakang, ada banyak pembalap MotoGP yang berhasil melakukan tes dan uji coba setelah beberapa lama menjalani karantina dan libur panjang akibat wabah Corona.

Ternyata, ada beberapa nama pembalap yang diduga telah melanggar ketentuan dan teknis tes dan uji coba.

Di MotoGP setiap pembalap diikat oleh peraturan ketat untuk tes pribadi, dengan motor balap di lintaasan balap. Sekarang Federasi Sepeda Motor Dunia, FIM memperjelas bahwa semua pembalap harus mematuhi Pasal 1.15.1.

Karena itu, pembalap Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dikatakan telah melanggar peraturan pengujian tersebut.

Quartararo memang sempat menjalani latihan dengan Yamaha R1 di sirkuit Paul Ricard di Prancis pada pertengahan Juni beberapa waktu lalu. Motor ini disiapkan oleh Tech Solutions.

Tim lawan memperhatikan bahwa ada dugaan pelanggaran dalam tes Quartararo, dan keluhan resmi telah diajukan.

View this post on Instagram

🎢🤪

A post shared by Fabio Quartararo 🇫🇷 (@fabioquartararo20) on

Dan FIM akan mengadakan sesi dengar pendapat dengan pembalap terkait, yakni ketika tim MotoGP tiba di Jerez untuk balapan pertama di pertengahan Juli nanti, Quartararo harus hadir di depan komisaris FIM dan menjelaskan masalah ini, selain itu ada juga rider Moto3, Sergio Garcia yang terlibat masalah serupa.

Sebagai informasi, untuk kelas MotoGP, tes pribadi dengan motor MotoGP dilarang tahun ini. Kecuali tim yang masih mendapat konsesi, yakni KTM dan Aprilia masih boleh melakukan tes dengan pembalap resmi mereka.

Sementara pabrikan sisa lainnya (Honda, Yamaha, Suzuki dan Ducati) hanya diperbolehkan untuk melakukan tes pribadi dengan pembalap penguji mereka, tidak boleh dengan pembalap reguler.

Ini berarti bahwa rider resmi dari Honda, Ducati, Yamaha dan Suzuki tidak diperbolehkan untuk menjalani tes dengan mesin MotoGP mereka. Latihan balap dengan motor lain dimungkinkan, tapi ada batasan dalam peraturan.

Dimungkinkan untuk berlatih dengan mesin 1.000 cc Superbike di trek balap. Namun, itu harus motor dengan konsep versi jalanan. Namun, demi alasan keamanan, modifikasi rem (rem karbon dilarang), peredam, knalpot, dan ergonomi diizinkan.

Perubahan ini harus dikomunikasikan kepada Direktur Teknis terlebih dahulu sebelum dipakai untuk tes. Tentu saja, kaca spion dan indikator juga dapat dihapus. Ban juga harus menggunakan ban yang bisa dibeli di toko umum.

Baca: Sirkuit Assen: Lintasan MotoGP Paling Sulit

Sementara itu, pembalap MotoGP dalam melakukan latihan dengan motor lain tanpa aturan ketat, misalnya dengan motorcross, enduro atau SuperMoto, mereka boleh berlatih sebanyak mungkin. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here