Home MotoGP Vinales: Lorenzo Tak Datang ke Paddock Minta Maaf

Vinales: Lorenzo Tak Datang ke Paddock Minta Maaf

Vinales: Lorenzo Tak Datang ke Paddock Minta Maaf
Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Catalunya, Spanypol 2019 / runganSport © Twitter/MotoGP.

Barcelona, runganSport — Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales sangat marah kepada rider Repsol Honda, Jorge Lorenzo.

Vinales menjaid salah satu koban kecelakaan beruntun Lorenzo di Tikungan 10 sirkuit Catalunya.

Vinales menuntut pembalap Mallorca itu mendapat hukuman di seri selanjutnya karena telah merugikan tiga pembalap, termauk Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi.

“Kalah hanya menyeret saya dan Rossi, oke tidak terlalu masalah karena ini insiden balap biasa, tapi ia juaga menyeret Dovi yang sedang berjuang untuk gelar juara dunia.

Lorenzo sudah menghancurkan balapan saya, balapan Rossi dan balapan Dovi, sulit untuk memulihkan 25 poin,” keluh Vinales yang gagal finis.

Lorenzo yang tahu diri bersalah dalam insiden itu, mengklaim bahwa ia telah mengunjungi garasi Monster Energy Yamaha untuk menyampaikan permintaan maafnya secara langsung kepada Vinales dan Rossi, tetapi mendapati bahwa tidak ada pembalap di sana.

Tapi Vinales tetap kecewa karena kurangnya usaha Lorenzo untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung.

“Dia tidak datang ke paddock untuk meminta maaf,” jelas Vinales.

Vinales mengakui kalah Tikungan tersebut memang sering menyulitkan para pembalap, dan keberatan dengan aksi Lorenzo yang agak memaksa untuk melewati pembalap lain di titik tersebut.

“Jujur, memang tikungan itu (T10) selalu sulit, tapi ayolah, Anda sudah berada di posisi keempat dan ini baru lap pertama.

Anda bisa mengovertake saya di titik di mana saya lambat. Anda hanya perlu menunggu empat tikungan lagi,” keluhnya menyarankan seperti diberitakan Crash.

Akibatnya, Vinales sekarang semakin jauh dari puncak klasemen sementara, lantaran tak mendapat poin di seri ketujuh ini. (DN/eV)

NEXT: Kecelakaan Beruntun Catalunya, Rossi Cedera Pergelangan Kaki