Home MotoGP Vinales Tuntut Lorenzo Dihukum Start Paling Belakang

Vinales Tuntut Lorenzo Dihukum Start Paling Belakang

Vinales Tuntut Lorenzo Dihukum Start Paling Belakang
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) vs Jorge Lorenzo (Repsol Honda) vs Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) Race MotoGP Catalunya, Spanyol 2019 / runganSport © MotorSport.

Barcelona, runganSport — Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales sangat murka kepada pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo.

Vinales menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun Lorenzo di Tikungan 10 sirkuit Catalunya, Spanyol.

Vinales menuntut agar Lorenzo mendapat hukuman start dari posisi paling belakang di balapan selanjutnya di Assen, Belanda, karena kecelakaan yang dibuat Lorenzo merugikan tiga rider sekaligus.

“Seperti kesalahan seorang rookie saja, padahal dia juara dunia lima kali,” keluh Vinales setelah gagal finis, Minggu (16/6) kemarin.

Vinales sudah meminta kepada FIM Stewards Panel untuk menghukum Lorenzo setelah gerakan terburu-burunya di tikungan sepuluh yang menumbangkan tiga pembalap dan juga
dirinya sendiri, sebuah insiden yang oleh pembalap Yamaha tersebut disebut sebagai “kesalahan rookie.”

Menurut Vinales, Lorenzo tidak hanya menghancurkan balapannya, tapi juga rekan setimnya, Valentino Rossi dan rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso.

“Sangat sulit untuk memulihkan 25 poin,” tambahnya sambil merenung sebagaimana dimuat Crash.

Vinales sangat menyayangkan aksi Lorenzo tersebut, yang ia rasa sedikit memaksa di tempat dan waktu yang salah.

“Anda bisa menyalip saya di titik di mana kita lambat, Anda hanya perlu menunggu empat tikungan lagi,” terangnya memberikan pendapat.

Vinales juga mengaku heran dengan Lorenzo, karena tidak benar-benar meminta maaf usai kejadian itu.

“Start dari posisi paling belakang,” seru Vinales ketika ditanya hukuman apa yang pantas diterima Lorenzo.

Keingin Vinales bukan tanpa dasar, karena sebelumnya ia juga mendapat hukuman setelah menghalangi rider lainnya saat Kualifikasi.

“Saya berharap Race Direction sama adilnya seperti kemarin,” katanya mengacu pada penalti turun tiga grid yang dia terima setelah melakukan kesalahan di akhir Q2.

Rider Yamaha itu berharap Lorenzo akan dihukum start paling belakang di seri selanjutnya di Belanda nanti.

Pada akhirnya, Lorenzo, Vinales, Dovi dan Rossi gagal finis dan tak mendapat poin.

Sementara saingan mereka, Marc Marquez keluar sebagai menang dalam balapan sepanjag 24 lap tersebut dan mendapat poin penuh.

Sekarang di klasemen sementara, Marquez semakin jauh meniggalkan keempatnnya. (DN/eV)

NEXT: Kecelakaan Beruntun Catalunya, Rossi: Sangat Memalukan

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here