Home MotoGP Yamaha Mulai Bangkit, Tapi Rossi Segera Pensiun

Yamaha Mulai Bangkit, Tapi Rossi Segera Pensiun

Yamaha Mulai Bangkit, Tapi Rossi Segera Pensiun
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Spielberg, Austria 2019 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi mengaku sangat senang karena “sesuatu bergerak” di tim Yamaha untuk membuat motor yang makin kompetitif, tapi di sisi lain ia mengaku tak punya banyak waktu lagi.

Spielberg, runganSport — Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi merasa bahwa “sesuatu bergerak” dalam tim Yamaha MotoGP selama liburan paruh musim, dalam upaya mengejar ketertinggalan dari pabrikan lain.

Rossi memang mengakhir paruh pertama kemarin dengan sangat mengecewakan, setelah ia tiga kali gagal finis berturut-turut, kemudian hanya finish kedelapan di Sachsenring.

Tapi rider Italia itu kembali mengawali paruh kedua dengan penampilan yang sedikit membaik, dengan finis keenam dan keempat masing-masong di Brno dan Red Bull Ring.

Rossi mengatakan di Spielberg bahwa Yamaha sekarang sudah berubah menjadi lebih baik selama liburan paruh musim, Yamaha mulai ada kemajuan pada masalah utama mereka, yakni akselerasi.

“Kami cukup senang, terutama karena sepertinya paruh kedua musim dimulai dengan cara yang lebih baik, karena paruh pertama Yamaha sangat negatif,” kata Rossi yang berhasil finis keempat di Red Bull Ring.

“Sepertinya ada sesuatu yang bergerak di Yamaha, dan Yamaha mulai bekerja lebih keras dan lebih baik untuk meningkatkan motornya.

Yamaha selalu menderita di Red bull di tahun-tahun sebelumnya, tapi sekarang sudah sedikit lebih baik dengan elektronik dan akselerasi yang juga lebih baik.

“Ini adalah hal yang paling penting. Yang pasti kami punya banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, karena terutama Andrea Dovizioso dan Marc Marquez lebih cepat dari kami, tetapi ini adalah cara yang baik untuk memulai,” harap The Doctor.

Takahiro Sumi, yang menggantikan Kouji Tsuya tahun lalu sebagai pemimpin grup MotoGP Yamaha, mengatakan bahwa “titik balik” adalah GP Austria musim lalu, ketika tim secara terbuka meminta maaf kepada para pembalapnya setelah kualifikasi yang buruk.

“Setelah musim bencana tahun lalu, terutama kami berjuang di sirkuit ini (Red Bull Ring) dan kami menghadapi momen kritis di sini.

Itu adalah titik balik kami untuk berubah. Sebelum mengganti motor, kami harus mengubah diri untuk memikirkan cara mengembangkan motor.

Sekarang (kami) mulai mengubah hal-hal kecil, tetapi banyak (hal). Meski begitu, motornya tidak begitu berbeda, tapi yang jelas di markas Yamaha kegiatannya sekarang berubah.

Kami mengerti sekarang kami adalah penantang dan kami masih dalam masa krisis,” kata Sumi menjelaskan.

Rossi setuju dengan Sumi bahwa Yamaha telah bekerja lebih baik tahun ini, yang membuatnya “optimis” untuk bagian akhir musim ini.

“Sangat menarik apa yang diucapkan Sumi-san, saya setuju dengannya,” jawab Rossi menambahkan.

Rossi saat ini ingin semuanya gerak cepat, mengingat ia sudah 40 tahun dan mungkin tak punya banyak waktu lagi, karena mungkin sudah mendekati masa pensiun.

Tapi Rossi dengan semangat tinggi ingin kembali mendapat hasil paling maksimal di MotoGP. (DN/eV)

NEXT: Maverick Vinales: Dirgahayu Indonesia!

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here