Home MotoGP Zarco Patah Pergelangan Tangan, Terancam Absen di Styria

Zarco Patah Pergelangan Tangan, Terancam Absen di Styria

Zarco Patah Pergelangan Tangan, Terancam Absen di Styria
Franco Morbdeilli (Satelit Petronas Yamaha SRT) & Johann Zarco (Hublot Reale Avintia Ducati) Race MotoGP Red Bull Ring, Austria 2020 / runganSport © MotoGP.

Johann Zarco alami cedera pergelangan tangan kanan dan akan menjalani operasi di Italia pada Rabu pekan ini, belum pasti apakah bisa ikut di MotoGP Styria akhir pekan.

Spielberg, runganSport — Pembalap Satelit Hublot Reale Avintia Ducati, Johann Zarco ternyata mengalami cedera patah tulang pergelangan tangan bagian kanan.

Cedera yang didapat dalam kecelakaan hebat dengan pembalap Satelit Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli di tikungan 2 sirkuit Red Bull Ring.

Zarco menjalani pemeriksaan baru pada Senin (17/8) yang mengungkapkan patah tulang skafoid di pergelangan tangan kanannya. Zarco kemudian akan dioperasi pada Rabu (19/8) di Modena, Italia pekan ini, oleh ahli bedah yang merawat tulang selangka rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso bulan lalu.

“Ini prosedur klasik, dengan penempatan sekrup untuk memperkuat tulang yang patah,” jelas Zarco dalam berita yang dimuat L’Equipe Prancis.

“Saya akan kembali ke Austria pada Kamis (20/8) pagi untuk pemeriksaan kesehatan, melihat apakah saya bisa balapan akhir pekan ini untuk balapan kedua yang diselenggarakan di Red Bull Ring,” terang Zarco menambahkan.

Selain pemeriksaan medis, Pembalap Prancis itu juga ingin hadir untuk menjawab pertanyaan yang telah dijadwalkan oleh pengurus FIM kepadanya untuk mengklarifikasi keadaan kecelakaan yang menyebabkan terhentinya Grand Prix Austria pada hari Minggu kemarin.

“Saya sedikit muak dengan hasil akhir kejadian ini,” keluh Zarco.

“Saya menjelaskan diri saya pada Minggu malam dengan Morbidelli dan Valentino Rossi, mereka kemudian mengakui bahwa manuver saya tidak gila.

Saya berusaha keras saat pengereman dan berada di racing line saya ketika Morbidelli menginjak roda belakang saya.

Pada akhirnya, sayalah yang cdera dan yang dituduh. Carmelo Ezpeleta (bos Dorna Sports) membuat saya mengerti bahwa penting bagi saya untuk menjelaskan diri saya sendiri, dan saya akan melakukannya di depan ofisial seperti yang saya lakukan setelah balapan dengan Morbidelli dan Rossi,” tegasnya.

Zarco masih berharap bisa balapan pada hari Minggu nanti, tapi dia tidak memaksakan diri jika kondisi tidak mengizinkan.

“Jika saya tidak bisa berkenda, saya akan absen agar bisa menjadi lebih baik di awal September ketika seri baru dari tiga balapan berturut-turut dimulai di Misano dan Barcelona,” harap Zarco.

Baca: Tanpa Marquez, Ini Target Repsol Honda di MotoGP Styria

Zarco sedang berusaha keras menampilkan performa terbaiknya guna meraih peluang menembus tim pabrikan Ducati untuk tahun depan. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here