Home MotoGP Zarco: Saya Melawan Motor Saya Sendiri

Zarco: Saya Melawan Motor Saya Sendiri

Zarco: Saya Melawan Motor Saya Sendiri
Johann Zarco, Monster Yamaha Tech3 2018 / runganSport © MotoGP.

Paris, runganSport — Pembalap Satelit Monster Yamaha Tech3, Johann Zarco mengatakan dia harus “bertarung dengan motornya sendiri” di balapan MotoGP San Marino pekan.

Awal tahun Zarco menargetkan posisi runner-up klasemen akhir sejak awal tahun, tepat di belakang pemimpin sementara, Marc Marquez, tapi sekarang ia turun ke posisi ketujuh setelah hanya finis ke 10 di seri San Marino akhir pekan lalu.

Rider asal Prancis itu sudah sejak GP Le Mans lalu tampil kurang memukau, dan sekarang ia harus menerima kekalahan dari pembalap Inggris, Cal Crutchlow antar sesama pembalap Satelit.

“Saya tahu titik lemah yang kita miliki. Anda akan memasuki tikungan seperti yang lain, Anda membuka gas persis sama dengan yang lain dan Anda kehilangan waktu.

Sulit untuk menerimanya, tapi saya terpaksa harus menerimanya, dan kemudian tetap bekerja dan mencoba untuk selalu menemukan feeling di atas motor,” ucap Zarco kepada AutoSport.

“Selama sesi Latihan Bebas kami bisa punya feeling yang baik terhadap motor, tapi kemudian selama balapan Anda harus melakukan banyak lap berturut-turut, dan kondisi berubah semakin sulit.

Saya berada di belakang yang lain dan tiba-tiba saya tidak bisa mengimbangi laju mereka,” keluhnya.

Inilah yang membuat saya sedih saat ini, ketika saja tidak bisa melaju kencang sebagaimana mestinya.

“Saya tak bisa bertarung dengan pembalap lain, saya hanya bertarung melawan motor sendiri, ini tidak baik,” jelasnya.

Zarco juga membantah bahwa pemilihan ban menjadi biang kegagalannya di Misano kemarin.

“Itu adalah pilihan yang tepat karena saya tidak punya banyak pilihan.

Kami terlalu sering sampai limit dan jika Anda mengambil ban lain maka Anda kehilangan daya cengkeram

Dan jika Anda kehilangan cengkeraman, motor ini tidak mungkin bisa dikendarai, jadi ini masalah saya,” pungkas pembalap bernomor start #5 itu. (DN/eV)

NEXT: Desmosedici GP18, Ducati Terbaik yang Pernah Ada?