Home Paddock Ada Banyak Tim Moto2 Sogok Quartararo

Ada Banyak Tim Moto2 Sogok Quartararo

Ada Banyak Tim Moto2 Sogok Quartararo
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) MotoGP 2019 / runganSport © MotoGP.

Paris, runganSport — Pembalap muda asal Prancis, Fabio Quartararo merupakan salah satu talenta terbaik yang pernah dimilik MotoGP saat ini.

Quartararo ditempa oleh kompetisi CEV dan berhasil menjadi juara dunia dua kali di kelas Moto3 Junior.

Hanya saja, skill mumpuni Quartararo tak didukung oleh tim bagus ketiga ia pindah ke Moto3 dan Moto2.

Quartararo hanya mendapat tim seadanya, yang sangat sulit membawanya bersaing di barisan depan.

Tapi, selama berada di Moto2, nama Quartararo rupanya telah menjadi rebutan banyak tim dan mereka rela membayar lebih untuk mendapat jasa Quartararo.

“Quartararo terlahir dengan talenta, hanya saja ia terkungkung sistem yang kacau dan tim-tim yang ia bela tak terhubung baik dengannya.

Saya meyakinkannya untuk pindah ke Speed Up, karena tim ini seperti keluarga.

Selain itu, kru mereka pernah bekerja dengan Randy de Puniet (mantan rider MotoGP asal Prancis), jadi saya kenal mereka dan paham cara kerjanya,” tutur Manajer pribadi Fabio Quartararo, Eric Mahe, kepada Motor Sport Magazine.

Walaupun tampil apa adanya di Moto2, tapi Quartararo selalu diperebutkan oleh banyak tim.

“Di kejuaraan ini ada banyak ularnya, banyak bandit! Di luar Speed Up, ada empat tim yang tertarik dengan Quartararo tahun lalu,” cerita Mahe.

Tapi kebanyakan dari mereka ingin menyogok untuk mendapatkan Quartararo.

“‘Mahe, berapa banyak uang untukmu agar kami mendapat Quartararo?’ Mereka menyodorkan amplop penuh uang kepada saya! Ini gila! Mengerikan!,” kenang Mahe.

Selain itu, kemudian datanglah tarawan dari tim MotoGP yang baru, Petronas Yamaha SRT, yang langsung diambil oleh Quartararo.

Jadi, Quartararo naik ke MotoGP usai mendapat tawaran dari tim asal Malaysia itu, bukan dia yang mengajukan diri.

Tahun ini Quartararo menjalani musim debutnya di kelas utama dan menjadi pembalap termuda di grid, bertandem dengan rider asal Italia, Franco Morbidelli. (DN/eV)