Home Paddock Aduh! Quartararo Belum Terbiasa Jadi Pembalap Terkenal

Aduh! Quartararo Belum Terbiasa Jadi Pembalap Terkenal

Aduh! Quartararo Belum Terbiasa Jadi Pembalap Terkenal
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) Race MotoGP Buriram, Thailand 2019 / runganSport © Petronas SRT.

Sekarang Fabio Quartararo merasa aneh dengan diri sendiri setelah menjadi pembalap terkenal, banyak penggemar dan kesehariannya banyak berubah, tapi pribadinya masih sama seperti dulu.

Milan, runganSport — Awal masuk ke Moto3, pembalap Prancis, Fabio Quartararo memang langsung menyedot perhatian, saat itu ia masih muda, bertalenta dan dua gelar CEV Repsol Junior.

Namun sayangnya, karir ‘El Diablo’ sempat redup, puncak kelamnya saat di kelas Moto2.

Beberapa bulan yang lalu, tak ada banyak orang yang benar-benar peduli dengan Quartararo.

Bahkan ketika direkrut oleh Petronas Yamaha SRT, Quartararo sempat tak dipercayai oleh banyak pihak.

Tapi begitu tampil perdana di MotoGP, penilaian itu langsung berubah, dan sekarang puncaknya ia menjadi salah satu pembalap terkenal Grand Prix di kelas teratas.

Sekarang sudah ada banyak penggemar, selfie dan tanda tangan yang menghiasi keseharian Quartararo, tapi ia mengaku belum terbiasa dengan hal ini.

Sebuah tahap dalam hidupnya, selain itu dari sisi dalam MotoGP itu sendiri, nilainya untuk pasar transfer 2021 juga tentu akan naik berkali-kali lipat.

“Sangat aneh bagi saya untuk datang ke sini, menandatangani begitu banyak tanda tangan dan melakukan banyak selfie (dengan penggemar),” kata Quartarari kepada GPOne saat berkunjung ke Milan, seperti dimuat Speedweek.

“Hidup saya telah banyak berubah dalam beberapa bulan terakhir.

Ada lebih banyak orang di sekitar saya ketika saya berjalan dan jika itu terjadi (banyak penggemar), itu berarti saya membalap dengan dengan baik.

Secara pribadi, saya belum berubah sebagai pribadi, saya masih sama seperti yang dulu dan saya suka itu,” tambah remaja asal Nice itu.

Balapan selanjutnya akan berlangsung di final Valencia pekan depan, apa target sang Rookie untuk balapan terkahir di musim debutnya ini.

“Balapan ini akan menjadi bonus bagi saya. Saya sudah menjalani 18 seri dan saya belajar banyak.

Musim saya tidak akan berubah berdasarkan hasil Valencia (sudah menyegel gelar Rookir of the Year).

Jika saya baik-baik saja, itu akan menjadi nilai tambah. Kalau tidak, itu tidak akan menjadi masalah,” ungkap rider bernomor start #20 itu. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here