Home Paddock Apakah Sekarang Honda Menyesal Lepas Alex Demi Pol?

Apakah Sekarang Honda Menyesal Lepas Alex Demi Pol?

Apakah Sekarang Honda Menyesal Lepas Alex Demi Pol?
Alex Marquez (Repsol Honda) vs Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) Race MotoGP Le Mans, Prancis 2020 / runganSport © MotoGP.

Setelah pencapaian luar biasa Alex Marquez di tahun debutnya, ia seharusnya pantas bertahan di Repsol Honda untuk musim berikutnya.

Aragon, runganSport — Tim Repsol Honda memutuskan untuk mengontrak rider Spanyol, Alex Marquez hanya satu musim, yakni di MotoGP 2020 saja.

Alex sebenarnya adalah pilihan mendadak atas kepergian rider Spanyol lainnya, Jorge Lorenzo yang pensiun karena cedera berat retak tulang belakang.

Saat itu Honda tak punya banyak pilihan, kemudian setelah itu Alex kembali diumumkan akan turun ke tim Satelit LCR Honda mulai 2021 mendatang.

Bahkan keputusan itu diambil Honda sebelum Alex memulai musim, entah apa pertimbangan sebenarnya.

Kemudian tim kelir Oranye ini mengumumkan nama rider Spanyol lainnya, Pol Espargaro sebagai pengganti Alex di tim pabrikan, akan bertandem dengan juara dunia bertahan, Marc Marquez untuk dua musim lamanya, sampai 2022.

Awal musim memang berjalan berat bagi Alex, tapi sekarang dipenghujung kompetisi pendek 2020, Alex tiba-tiba menjelma sebagai salah satu pembalap paling kuat di grid.

Bahkan sekarang Alex lebih cepat dari Pol usai dua podium beruntuk di Le Mans dan Aragon.

Apakah sekarang Repsol Honda menyesal dengan keputusannya?

Terlebih Alex sekarang sudah mampu tunjukkan kekuatan di lintasan, dan kini hanya berjarak 10 poin di belakang Pol.

Singkatnya, Honda terkesan melakukan sedikit kekacauan dengan Alex yang buru-buru diturunkan ke tim Satelit.

Karena itu, Honda bisa dalam bahaya di 2021, karena mereka akan kehilangan Alex, satu-satunya pembalap selain Marquez yang bisa mengendalikan Honda.

Mungkin Marquez bisa kembali ke lintasan, tapi apakah bisa langsung kuat lagi setelah patah lengan.

Adapun soal Pol, yang sejauh ini telah membayar musim 2020 dengan terlalu banyak kecelakaan dalam balapan di mana dia tampaknya punya apa yang diperlukan untuk memperjuangkan sesuatu yang penting.

Baca: Stoner: Rossi Dulu Jagoan Tanpa Tanding, Sekarang Menyedihkan

Jadi, tidak akan mudah baginya untuk langsung merasakan feeling yang tepat ketika berganti ke Honda nantinya, motor yang sering kali terbukti sulit dipahami saat adaptasi pertama. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here