Awas! Rossi Justru Bisa Lebih Tangguh dengan Satelit Petronas

0
653
Awas! Rossi Justru Bisa Lebih Tangguh dengan Satelit Petronas
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Brno, Ceko 2020 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi mungkin bisa tampil lebih tangguh, walau dengan tim Satelit Petronas di MotoGP 2021.

Milan, runganSport — Musim MotoGP 2020 telah usai, kini para pembalap sedang bersiap untuk memulai kompetisi baru di musim baru 2021.

Akan ada banyak kejutan dan hal baru di tahun 2021 ini, salah satunya adalah kepindahan rider senior Italia yang berpengaruh, Valentino Rossi dari Yamaha pabrikan menuju tim Satelit Malaysia, Petronas Yamaha SRT.

The Doctor tidak lagi menjadi ujung tombak perjangan Yamaha, yang kini mengandalkan Maverick Vinales dan Fabio Quaratararo.

Meski demikian, Petronas diyakini justeru akan membuat Rossi lebih kuat dari sebelumnya.

Dua pembalap yang pernah satu lintasan dengan Rossi, Loris Capirossi dan Carlos Checa yakin akan kebangkitan Rossi.

Capirossi menjelaskan menurut pandangannya Rossi akan lebih termotivasi, karena ia ingin menunjukkan bahwa Yamaha sudah salah dengan mendepaknya ke tim Satelit.

Sedangkan Checa beranggapan Rossi akan lebi kuat karena beban di puncaknya kini sedikit terkurangi, sehingga ia hanya akan fokus untuk balapan.

“Rossi pindah dari tim pabrikan ke (Satelit) Petronas. Menurut saya, itu akan lebih baik. Dia punya motivasi yang akan ditunjukkan ke Yamaha bahwa mereka telah salah mengirimnya ke tim satelit,” kata Capirossi memberikan pendapatnya.

Bicara soal tekanan, tim Satelit sedikit lebih santai ketimbang tim pabrikan, hal ini justeru bisa membuat Rossi bangkit, karena fokusnya utamanya akan tertuju pada balapan saja, tanpa perlu lagi memikirkan beban lain.

Checa yang pernah setim dengan Rossi pada MotoGP 2006, menyebut faktor ini bisa menguntungkan Rossi.

“Menurut saya Rossi bisa lebih baik setelah pindah ke Petronas karena akan merasakan tekanan yang lebih sedikit.

Dia melakukan kesalahan tahun ini (2020) dan saya pikir dia akan memperbaikinya. Dia ingin menang dan meraih hasil bagus yang membuat dia membuat kesalahan,” ujar Checa.

Musim 2020 memang sangat buruk bagi Rossi, hanya finis tujuh kali dari toal 14 balapan, dengan empat kali berturut-turut kecelakaan dan juga terkena virus Corona.

Baca: Terungkap, Diam-diam Petrucci Sudah Tes KTM Ketika Masih di Ducati

Pada akhirnya tersungkur ke posisi 15 klasemen akhir dengan 62 poin. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here