Home Paddock Ayah Lorenzo: Rossi Rider Paling Curang di MotoGP

Ayah Lorenzo: Rossi Rider Paling Curang di MotoGP

Ayah Lorenzo: Rossi Rider Paling Curang di MotoGP
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Misano, Emilia Romagna 2020 / runganSport © MotoGP.

Chicho Lorenzo menuding Valentino Rossi sebagai raja permainan curang di MotoGP dan selalu mengejek pembalap lain.

Mallorca, runganSport — Ayah rider asal Spanyol, Jorge Lorenzo, yakni Chicho Lorenzo dengan konsisten mengamati dan menganalisis perkembangan dan persaingan di MotoGP.

Gaya penyampaiannya sangat blak-blakan, dan yang terbaru adalah pria Mallorca itu berbicara soal rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi.

Menurut Chicho, Rossi adalah sosok yang pandai bermain curang, tidak hanya di lintasan bahkan di luar lintasan ia adalah rajanya kecurangan.

Opini ini disampaikan melalui kanal YouTubenya baru-baru ini.

“Gibernau adalah orang pertama yang merasakan kecurangan Rossi di linyasan. Dia (Rossi) menggiringnya keluar sirkuit, dan kemudian terus mengganggunya di podium.

Lalu dengan Biaggi, dia hampir saja bertengkar,” jelas Chicho sebagaiman dimuat Motosan.

Tak hanya sekali dua kali, Rossi menjadikan hal ini sebagai kebiasaan, tak peduli dengan siapa ia berhadapan.

“Rossi selalu menggunakan strategi yang sama. Di Laguna Seca, dia menyalip Stoner dari sisi luar tikungan Corcscrew.

Setelah itu dia terus mengganggu sampai Stoner kehilangan akal sehatnya dan berakhir di aspal,” tambah ayah Lorenzo memberikan pandangannya.

Selain soal permainan curang yang menjadi kebiasaan Rossi, Chicho juga menyebut kalau The Doctor biasa mengejek pembalap lain.

Salah satunya ketika Pedrosa yang saat naik podium menggunakan kursi roda. Pada saat yang bersamaan, Rossi juga naik podium dengan menggunakan kursi roda.

“Hal terakhir yang dia lakukan adalah dengan John Hopkins yang mengalami patah gigi, dan Rossi bercanda dengan menggunakan gigi,” seru Chicho.

Begitu juga yang terjadi dengan anaknya, ketika Lorenzo menjadi rekan dan pesaing utama Rossi, rider Italia itu telah mencoba segala cara untuk mengalahkannya, namun tidak berhasil.

Dan setelah insiden tewasnya rider mudah Italia, Marco Simoncelli di Malaysia, Rossi kemudian berubah.

Baca: Repsol dan Honda Kembali Bersama, Kontrak Baru Hingga 2022

“Harus dikatakan, sejak 23 Oktober 2011 sikapnya berubah. Mungkin karena dia mengerti bahwa ini adalah olahraga yang bisa membuat Anda kehilangan nyawa,” demikian Chicho menerangkan. (DN/eV)

11 COMMENTS

  1. Lah kenapa dia ga ngomong juga kalau anaknya licik ya kan, dari dulu mulai dari Biaggi sampai mm, Rossi emang blak2an, bilang ga suka langsung didepan orangya,daripada diem tapi ga sportif ya kan

  2. Tetep marc marquez yang terbaik. Sedikit lagi rekor pembalap akan sdipecahkan oleh jarak marquez.

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here