Balapan Moto3 Sebenarnya Melanggar Hukum, Kok Bisa?

0
7015
Balapan Moto3 Sebenarnya Melanggar Hukum, Kok Bisa?
Race Moto3 Portimao, Portugal 2021 / runganSport © MotoGP.

Karena hampir diseluruh balapan Moto3 aksi slipstream tetap diprakterkkan pembalap, yang pada dasarnya ilegal dan ada hukumannya.

Spanyol, runganSport — Kelas Moto3 adalah kelas paling kecil dari tiga kategori dalam balap Grand Prix.

Pertama ada MotoGP, lalu Moto2 dan yang terakhir Moto3.

Moto3 menggunakan mesin yang jauh lebih kecil dengan peserta balap yang lebih banyak.

Mesin setara satu sama lain dan kecepatan mereka juga sama rata, kecerdikan tim dan pembalap menjadi kunci untuk pertarungan di Moto3.

Tapi, balapan di kelas bawah ini lebih mirip berperang ketimbang balapan sesungguhnya, karena sejak lap pembuka sampai bendera finis dikibarkan, segala hal bisa terjadi.

Termasuk pemenang yang sulit diterka, karena power mereka hampir sama rata, membuat persaingan di lintasan sangat ramai, bahkan untuk perebutan posisi pertama melibatkan banyak pembalap, dalam satu tikungan bahkan sampai ada puluhan pembalap yang ingin saling mendahului.

Tapi, ada satu hal unik, yakni slipstream, menjadi favorit di Moto3 tapi pada dasarnya bisa menjadi ilegal dan mendapat hukuman.

menanggapi hal ini, juara dunia lima kali, Jorge Lorenzo memberikan pendapatnya tentang hal-hal apa saja yang harus diubah di Moto3.

“Moto3 adalah kelas balap yang sangat spesial dimana slipstream sangat penting karena Anda memangkas banyak waktu.

Itu sebabnya pembalap mengambil risiko melakukannya meski ada hukuman berat,” tutur Lorenzo menyampaikan pendapatnya, seperti dilansir Motosan.

“Mungkin jika mereka meningkatkan hukuman dan hukumannya lebih besar ketimbang manfaatnya, mereka akan berhenti melakukannya,” sambung pria Mallorca menilai.

Balapan Moto3 dengan memampuan dasar mesin motor yang sma memang memberikan pertarungan yang sangat adil dan merata, baik di tikungan mapun di lintasan lurus kecepatan motor sangat merata.

Hal inilah yang menciptakan rombongan gila berkecapatan tinggi, berdempetan satu sama lain untuk saling mendahului.

Titik menyalip juga sangat tak biasa jika dibandingkan dengan kelas Moto2 atau MotoGP, karena memang ada perbedaan besar pada mesin.

Baca: Lorenzo Akhirnya Cerita Penyebab Honda Sulit Dikendarai Selain Marquez

Slipstream menjadi titik paling favorit untuk membekuk lawan, karena mereka bisa mendapat banyak keuntungan untuk unggul secara gap setelahnya. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here