Home Paddock Benarkan Motor Marquez Beda Sendiri? Ini Kata Honda

Benarkan Motor Marquez Beda Sendiri? Ini Kata Honda

Benarkan Motor Marquez Beda Sendiri? Ini Kata Honda
Marc Marquez (Repsol Honda) Presentasi Tim Repsol Honda 2020 / runganSport © HRC MotoGP.

Kenapa Marc Marquez begitu kompetitif sebagai pembalap Honda, unggul jauh dari rider lain yang menggunakan mesin sama?

Madrid, runganSport — Rider Repsol Honda, Marc Marquez mencetak poin yang sangat besar di klasemen akhir 2019 kemarin, karena ia berhasil finis 1 dan 2 di seluruh balapan kecuali satu kali DNF di MotoGP Amerika.

Dominasi tunggal Marquez sebagai pembalap Honda menimbulkan banyak tanda tanya besar, apakah motor Honda hanya cocok dengan gaya balapanya atau Honda hanya disesuaikan dengan gaya balapnya saja, tanpa mementingkan pembalap Honda lainnya, benarkan demikian?

Rekan setimnya, Jorge Lorenzo (2019) bahkan sangat kesulitan menaklukkan motor yang satu ini, membuatnya banyak mengalami kecelakaan dan tak pernah sanggup menembus
sepuluh besar.

Nama lain yang sedikit kuat adalah Cal Cruchlow (LCR Honda Catsrol), meski berhasil dengan dua podium, tapi rider Inggris itu tetap saja terlihat kesulitan di beberapa sirkuit, jauh berbeda dari hasil Marquez, terutama soal poin di klasemen.

Jadi, apakah motor untuk Marquez berbeda, apakah HRC membangun satu sasis untuknya dan lainnya untuk orang lain?

“Dengan pengembangan mesin, kami harus berjalan ke satu arah karena peraturan. Di sisi sasis kita terbuka dan kita tidak punya masalah dengan cara yang berbeda, pembalap dengan pembalap, jika perlu,” kata Takeo Yokoyama, yang menjabat manajer teknis HRC, dalam wawancara dengan Motorsport Magazine.

“Tapi sepanjang 2019 kami mencoba banyak sasis yang berbeda, lebih lembut dan lebih keras di depan, belakang atau tengah, dan terus terang saya tidak melihat tiga pembalap kami (Marquez, Crutchlow dan Lorenzo) mengambil banyak arah yang berbeda.

Ada sedikit perbedaan, tapi tidak ada yang secara dramatis berbeda,” jelas pria Jepang itu detail.

Pada 2019 kemarin Marquez sempat mencoba sasis berlapis karbon di Austria, apakah ini arah pengembangan yang akan Honda teruskan?

“Itu salah satu alat yang bisa kita mainkan. Hal yang baik tentang serat karbon adalah kita tidak perlu membuat sasis baru, yang membutuhkan waktu lama.

Dengan karbon kita dapat menambahkan satu lapis di sini, dua lapisan di sana, jadi ketika kita melihat ada sesuatu yang tidak beres dalam kekakuan di bagian depan, tengah atau belakang sasis kita dapat bereaksi lebih cepat,” demikian Yokoyama menambahkan.

Sepanjang 2019 hanya Marquez pembalap Honda yang berhasil menang balap, ia unggul jauh di puncak klasemen dengan gap poin jumbo, sedangkan pembalap Honda terbaik kedua
(Crutchlow) berada di urutan sembilan klasemen akhir.

Baca: Dovi: Enam Pembalap Bakal Perebutkan Gelar Juara Dunia 2020

Bagaimana dengan musim 2020 ini, apakah Marquez akan kembali mendominasi sendirian, atau akan ada kejutan dari rider Honda yang lain? (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here