Home Paddock Biaggi: Rider MotoGP Itu Tidak Gila, Tapi..

Biaggi: Rider MotoGP Itu Tidak Gila, Tapi..

Biaggi: Rider MotoGP Itu Tidak Gila, Tapi..
Marc Marquez (Repsol Honda) Latihan Bebas 1 MotoGP Buriram, Thailand 2019 / runganSport © MotoGP.

Menurut Max Biaggi, pembalap MotoGP tidak gila dengan semua kemampuan mereka di atas motor, melainkan orang-orang yang punya kemampuan untuk mendalikan hal itu dengan begitu hebat.

Roma, runganSport — Mantan rider MotoGP dan Superbike asal Italia, Max Biaggi, berbicara tentang risiko dan kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh seorang pembalap MotoGP seperti Marc Marquez, yang sangat memukau dunia.

Di Buriram beberapa waktu lalu, Marquez membuat dunia MotoGP dalam ketegangan setelah highside yang berat di sesi FP1, yang mengharuskannya dilarikan segera ke rumah sakit.

Setelah diperiksa oleh tim Dorter, Marquez mengamalami memar yang menyakitkan di bagian punggung, kaki dan di daerah pinggul, tapi kemudian tiba-tiba bisa kembali duduk di atas motor di sesi FP2.

Sebagai mantan pembalap, Biaggi menganggap kecelakaan pembalap Spanyol itu sebagai kesempatan untuk memikirkan risiko dalam kehidupan seorang bintang motor.

“Saya yakin bahwa jika Anda mengendarai motor -bahkan jika Anda seorang juara dunia- sangat penting bahwa Anda selalu yakin dengan penerapan Anda.

Bahkan jika Anda telah memenangkan banyak gelar juara dunia, dan menulis bab dalam sejarah motorsport.

Meskipun sadar akan mengambil risiko besar, sangat penting untuk berkomitmen penuh untuk kembali ke berkendara dan mengulangi kinerja sebagai seorang juara,” tulis Biaggi di halaman Facebook-nya, sebagaimana dimuat Speedweek.

“Semua ini karena pembalap motor profesional telah melakukan ini sejak usia muda, menentukan prioritas yang tidak ada hubungannya dengan hal-hal biasa; untuk menjadi cepat dan sempurna dengan setiap gerakan, untuk meningkatkan setiap detail kecil, yang memiliki prioritas untuk pembalap,” sambung pemilik enam gelar juara dunia itu.

“Risiko bukanlah musuh, lebih merupakan sekutu, dan Anda tidak berpikir tentang kematian.

Anda tidak bisa memikirkan itu! Untuk hidup dengan kecepatan lebih dari 300km/jam membutuhkan konsentrasi tertinggi dan tidak memungkinkan ada kesalahan.

Tapi hati-hati, para pembalap tidak gila! Hanya saja (mereka adalah) orang-orang yang punya kekuatan mengenalikan yang luar biasa,” terang Biaggi menambahkan. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here