Bos Michelin Bongkar Rahasia Penggunaan Ban Quartararo

0
7569
Bos Michelin Bongkar Rahasia Penggunaan Ban Quartararo
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) MotoGP Mugello, Italia 2021 / runganSport © MotoGP.

Fabio Quartararo masih lebih baik dari Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dalam hal manajemen ban MotoGP.

Paris, runganSportSalah satu kunci sukses di MotoGP adalah kemampuan pembalap dalam hal manajemen ban.

Jika pembalap mampu mengatasi beragam masalah terkait ban selama balapan akhir pekan, maka mereka akan mendapat peluang besar untuk menempatkan kaki mereka di podium teratas.

Salah satu pembalap yang punya kemampuan mengelola ban dengan baik adalah rider Prancis, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), yang diakui langsung oleh Bos Michelin di MotoGP, Piero Taramasso.

Berbicara dalam sebuah wawancara, pria Prancis itu mengaku terpesona dengan gaya balap Quartararo sejak pertama kali naik ke MotoGP pada 2019 lalu.

Kemudian pada tahun 2020 Quartararo gagal menjadi juara dunia setelah paruh kedua kejuaraan yang agak buram, tapi tahun ini ia tampaknya telah menemukan rumus yang tepat untuk memantapkan dirinya sebagai juara dunia.

“Dia bisa agresif dalam hal menghasilkan suhu di ban dan halus dalam mengontrol keausan,” kata Taramasso dalam wawancara dengan GP Racing, sebagaimana diwartakan Tuttomotoriweb.

“Dia memiliki pengetahuan tentang situasi itu. Saya ingat bahwa di musim pertamanya di MotoGP dia mengejutkan saya ketika dia mengganti gigi sebelum mengurangi agresivitas bannya. Layaknya Marquez, ia mampu menggunakan semua jenis ban, yang tidak bisa dilakukan oleh pebalap seperti Lorenzo dan Pedrosa,” sambungnya.

Pujian untuk Quartararo juga datang dari mantan direktur olahraga Petronas, Johan Stigefelt.

“Hanya melihatnya berkendara untuk memahami bahwa dia telah menemukan kembali kesenangan di atas motor.

Dia menikmati dirinya sendiri, sementara tahun lalu dia berusaha keras untuk mencoba melaju cepat.

Anda dapat melihat bahwa dia tidak nyaman, bahwa dia kurang percaya diri, jadi sering menginjak rem.

Tahun ini ia telah kembali ke gaya balap alaminya,” sambung Stigefelt.

Baca: Suppo: Pol Harusnya Dipecat Karena Hina Honda dengan Konsesi

Saat ini Quartararo menjadi calon juara dunia terkuat, yang sedang dikejar oleh tiga andalan Ducati. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here