Home Paddock Bos Repsol Honda: Marquez Bikin MotoGP Tidak Menarik

Bos Repsol Honda: Marquez Bikin MotoGP Tidak Menarik

Bos Repsol Honda: Marquez Bikin MotoGP Tidak Menarik
Alberto Puig & Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP 2019 / runganSport © MotorSport.

Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig sadar bahwa kemenangan dominan Marc Marquez di Grand Prix Aragon sangat tidak menarik dari sudut pandang para penonton.

Aragon, runganSport — Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sudah memberi isyarat sejak sesi FP2 MotoGP Aragon, bahwa kecepatannya tak mungkin terkejar, sehingga kemenenagan akan diraih dengan begitu mudah.

Benar saya, dalam balapan seri ke-14 MotoGP akhir pekan lalu, Marquez tak tersentuh sama sekali sepanjang 23 lap di MotorLand, ia keluar dengan status menang 4 detik lebih atas rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso.

Ini menjadi kemenangan keempat Marquez di Aragon yang terjadi secara berturut-turut.

“Tampaknya Aragon adalah sirkuit yang sama untuk Marquez dengan Austin atau Sachsenring, dia lebih kuat ketimbang rider lain, dan kombinasi Marquez/Honda bekerja dengan sempurna,” puji manajer tim HRC, Alberto Puig menanggapi kesuksesan anak didiknya itu.

“Itu adalah kemenangan positif dan cara skornya, itu adalah kemenangan terkontrol untuk Marquez dan Honda.

“Poin negarifnya adalah bahwa Jorge Lorenzo tidak mengalami waktu yang mudah dengan motor kami,” sambung pria Spanyol itu sebagaimana dimuat MotorSport-Total.

Tapi Puig menjelaskan jika Honda tengah berupaya keras membantu adaptasi Lorenzo.

“Kami berusaha membantunya sebanyak mungkin, kami tahu ia kuat, tapi sayangnya semuanya tidak berjalan sebaik yang diharapkan untuk balapan ini, jadi kami perlu mencari solusi lain untuk seri berikutnya,” akui Puig.

Ketika balapan berlangsung, Marquez jauh memimpin balapan, membuat Puig tak menampakkan raut khawatirnya saat menonton dari pos komando, karena Marquez sama sekali tak terkejar.

Sakingnya jauhnya Marquez dari pembalap dibelakangnya, rider Satelit Pramac Racing, Jack Miller berkelakar bahwa ia butuh teleskop untuk bisa melihat posisi Marquez.

Menanggapi dominasi Marquez di Aragon, Puig mengakui bahwa kemenangan Marquez kali ini kurang menarik untuk penonton.

“Itu adalah balapan santai, tapi itu tidak terlalu menarik bagi penonton, dan kami berakhir dengan 25 poin, yang merupakan akhir yang sangat memuaskan untuk akhir pekan yang baik,” demikian Puig.

Usai kemenangannya di Aragon, sekarang Marquez memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 98 angka dari ‘DesmoDovi’.

Kondisi ini membuka peluang besar bagi Marquez untuk mengunci gelar juara dunia di MotoGP Thailand mendatang, padahal setelah itu masih ada sisa empat balapan lagi.

Tentu persaingan akan kurang menarik jika Marquez sudah lebih dulu mengunci gelar di Buriram nanti. (DN/eV)

NEXT: KTM Kapok Pakai Pembalap Yamaha Lagi

7 COMMENTS

  1. Ya benar… dia pembalap arogan, yang di kejar hanya kemenangan tanpa memperdulikan hiburan… padahal kalau tontonan membosankan, lama-lama akan ditinggalkan…
    Dominasi J.Lorenzo99 beberapa tahun lalu yang selalu “ngacir” selepas start sudah sangat menjemukan, sekarang diulangi oleh M.Marquez93.
    Yang ditunggu2 penonton adalah pertarungan di tiap lap, yang bikin detak jantung kita berdebar kencang.
    Mungkin salah satu cara hanya ada 1, yaitu peraturan Dorna, meminimalisasi perangkat elektronik, sehingga akan terlihat skil dewa para raja MotoGP. Dan biar saya semangat juga nonton langsung di Sepang maupun Buriram 😋😋😋

  2. Sebetulnya lawanya marq marquez aja yg ga bisa kompetitif titreknya honda, buktinya marquez selalu kompetitif ditrek yamaha atau ducati

  3. Lihat motogp skrng itu membosan kan… ga seru kaya tahun 2015… saling salip.. q pingin tau 93 pindah tim pabrikan . Pembalap lain x sudah pernah pindah pabrikan.. masak 93 pancet da di Honda.. masiih joooss san 46 brrti….
    Masa” 46.juara dunia yamaha pindah ke honda.juara dunia pindah ke aprilia dulu.penuh tantangan.. ki low 46 di juluki the doctor.. joos

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here