Home Paddock Diam-diam Rossi Ingin Permalukan Pilihan Yamaha

Diam-diam Rossi Ingin Permalukan Pilihan Yamaha

Diam-diam Rossi Ingin Permalukan Pilihan Yamaha
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Silverstone, Inggris 2019 / runganSport © MotoGP.

Loris Capirossi yakin bahwa Valentino Rossi masih berambisi untuk tampil di MotoGP, juga menunjukkan bahwa Yamaha telah mengambil keputusan salah dengan memilih Fabio Quartararo sebagai penggantikanya di tim utama.

Roma, runganSport — Salah satu petinggi pengelola MotoGP, Loris Capirossi punya kabar baik untuk para penggemar MotoGP di seluruh dunia.

Perwakilan Dorna Sport bagian Race Direction itu sangat optimis tentang masa depan MotoGP dan kejuaraan tahun 2020 ini, yang akan dipusatkan di Eropa, dengan balapan pintu tertutup, tentunya jumlah balapan berkurang.

“Kami sedang mengikuti evolusi situasi dan sekitar 10 Juni kami akan mulai.

Kita semua sangat ingin untuk memulai lagi dan sekarang kita benar-benar dekat untuk melakukannya,” kata Capirossi dalam berita Tuttomotoriweb.

“Musim harus antara 12 dan 13 balapan. Untuk saat ini kami akan menggunakan delapan sirkuit dan kami tidak akan hadir di luar Eropa.

Mereka (seri non-Eropa) mungkin bisa terlaksana nanti dan akan diumumkan. Kalau tidak, itu tidak dilakukan.

Kalender pendek, tapi tentu saja bagus. Ini bukan hanya cara untuk mengatakan atau menunjukkan wajah yang baik pada nasib buruk.

Kembali sedikit ke masa lalu dan lihat kapan gelar itu diputuskan, secara teratur, dengan kejuaraan yang tidak melampaui dua belas blapan. Ada lebih sedikit poin dan pertempuran yang lebih besar dan ini akan terjadi lagi,” tambah pria asal Italia itu.

Selain berbicara tentang persiapan MotoGP musim ini, Capirossi juga memberikan pandangannya soal masa depan Valentino Rossi di MotoGP.

Dan Capirossi sangat yakin kalau The Doctor pada akhirnya akan memilih untuk memperpanjang karirnya, juga digerakkan oleh keinginan untuk mengalahkan Fabio Quartararo muda yang akan menggantikan tempatnya di tim resmi.

“Saya pikir dia punya keinginan gila untuk mulai balapan lagi, juga untuk membuktikan dalam beberapa cara ke Yamaha bahwa pilihan yang salah telah dibuat pada dirinya,” demikian komentar mantan rider Ducati itu, merujuk pada keputusan Yamaha mengambil Quartararo untuk tim pabrikan dan membuang Rossi.

“Jika Rossi bersenang-senang dan masih kompetitif, ia bisa berlaga selama sepuluh tahun lagi.

Baca: Kejutan! Lorenzo Tampil di Race Virtual MotoGP Inggris 2020

Pindah ke Petronas berarti masih akan mendapat motor Yamaha pabrikan. Bagi tim, bisa mengandalkan Rossi adalah yang terbaik. Rossi dapat membawa iklan yang luar biasa ke Petronas,” jabarnya dengan jelas. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here