Home Paddock Ducati Sindir Honda Karena Terlalu Marquez

Ducati Sindir Honda Karena Terlalu Marquez

Ducati Sindir Honda Karena Terlalu Marquez
Gigi Dall’igna (Mission Winnow Ducati) MotoGP 2019 / runganSport © Speedweek.

Bologna, runganSport — Jack Miller, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Jorge Lorenzo dan Alvaro Bautista adalah bukti sangarnya laju motor Ducati pabrikan, semuanya juga berhasil mendominasi di barisan depan saat menggeber Desmosedici GP.

Artinya, motor andalan Bologna itu cocok untuk banyak karakter pembalap, tidak hanya nyaman dipakai oleh satu pembalap saja.

Lain hanya dengan RC213V milik Honda dalam beberapa musim terakhir ini, ditangan Marquez Honda tampak sangat digdaya dan hampir tak tekalahkan.

Tapi tiga pembalap mereka lainnya, Cal Crutchlow, Takaaki Nakagami dan Lorenzo yang sekarang sudah bersama Repsol Honda, masih kesulitan dengan tunggangan mereka.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Honda, mengapa hanya Marquez saja yang bisa membwanya ke puncak, benarkan saat ini Honda sudah “Marquez-sentris”? atau sederhanya Honda yang sekarang hanya cocok untuk Marquez karena dikembangkan hanya untuk mendukung kebutuhan balap Marquez, benarkan demikian?

Awal musim 2019 ini, Repsol Honda disebut-sebut sebagai tim impian lantaran berhasil menyatukan dua juara dunia sekaligus, Marquez dan Lorenzo.

Tapi sayangnya sampai sekarang, hanya Marquez yang tampil superior, sementara Lorenzo masih kesulitan menguasai RC213V.

Sementara Ducati dibawah kepemimpinan Gigi Dall’Igna sudah terbukti membuat motor yang cocok dengan semua gaya pembalap mereka, tidak hanya menguntung satu pembalap.

“Para pembalap kami punya gaya balap yang berbeda-beda.

Jadi, saya rasa motor yang bagus harus memberi pembalap kesempatan untuk menemukan set-up yang tepat untuk kebutuhan mereka.

Saya selalu mencoba membuat motor balap saya seperti itu.

Saya senang dengan situasi kita. Karena itu penting bahwa semua pembalap saya di setiap lintasan terus dapat menargetkan posisi yang penting dan diperhitungkan,” terangnya puas dengan kondisi Ducati saat ini sebagaimana diberitakan Speedweek.

Ducati pernah bekerjasama dengan Lorenzo, Lorenzo yang awalnya belum terbiasa dengan Ducati melakukan banyak permintaan, yang tentu saja langsung dipenuhi oleh Ducati.

Hasilnya adalah Lorenzo langsung menang dua kali beruntun bersama Ducati di Mugello dan Catalunya musim 2018.

Ducati menyarankan agar Honda mendengar semua pembalap mereka, tidak hanya fokus pada satu rider saja, agar motor Honda nantinya bisa ramai untuk semua pembalap. (DN/eV)

NEXT: Crutchlow Protes Hanya Marquez Cepat Pakai Honda