Home Paddock Ducati Ungkap Gaji Marquez di Honda Rp1.27 Triliun

Ducati Ungkap Gaji Marquez di Honda Rp1.27 Triliun

Ducati Ungkap Gaji Sebenarnya Marquez di Honda 1,27 Triliun
Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) vs Marc Marquez (Repsol Honda) Race MotoGP Speilberg, Austria 2019 / runganSport © MotoGP.

Marc Marquez mendapat gaji sekitar 20 juta eruo per musim dalam kontrak barunya, artinya ia total mencetak 80 juta euro (1,27 triliun lebih) untuk jasanya sampai 2024.

Misano, runganSport — Pembalap asal Cervera, Marc Marquez sudah resmi memperpanjang kontrak barunya bersama Repsol Honda untuk empat tahun lamanya, yang akan berlangsung dari 2021 sampai akhir musim 2024 mendatang.

Dalam satu tahun, Marquez digaji sebesar 20 juta euro, artinya Marquez mendapat 80 juta euro dalam empat tahun, atau sebesar 1,27 triliun lebih dalam mata uang Rupiah.

Ducati mengetahui hal ini lantaran mereka sempat membicarakan kontrak dengan juara dunia bertahan itu.

Sebelum lanjut dengan Honda, Marquez mendengar penawaran dari Ducati dan mereka cukup serius membahas beberapa hal.

“Tidak benar jika kami dianggap tidak pernah melakukan kontak dengan Marquez. Pada dasarnya Marquez sendiri yang langsung bilang ke kami (Ducati) kalau prioritasnya adalah tetap bertahan di Repsol Honda,” terang Direktur Olahraga Ducati MotoGP, Paolo Ciabatti kepada GPOne.

Ciabatti mengakui bahwa sangat sulit bagi Ducati untuk mendapatkan Marquez dengan tawaran gaji yang terlalu mahal yang diberikan oleh Honda Racing Corporation (HRC) kepada Marquez.

Menurut Ciabatti, Marquez digaji sebesr 20 juta euro per tahun dalam kontrak barunya, yang baru akan berakhir pada MotoGP 2024 nanti.

“Honda melindungi Marquez dengan gaji, 20 juta euro atau 15 juta euro per tahun. Hanya sedikit yang bisa kami lakukan secara finansial melawan Honda,” tambah pria Italia itu.

Nilai 20 juta euro per tahun juga dipastikan membuat nama Marquez tetap bertahan di puncak daftar pembalap dengan gaji paling jumbo di MotoGP.

Ducati awalnya sangat ingin mendatangkan Marquez karena mereka telah gagal mengejar gelar bersama Andrea Dovizioso dalam tiga musim terakhir ini.

Baca: Pol Tercepat di Hari Pertama Tes MotoGP 2020 San Marino

Pabrikan Merah Bologna itu sempat merasakan gelar juara satu kali, yakni musim 2007 bersama rider Australia, Casey Stoner, dan sekarang mereka belum menyerah mencari Stoner baru untuk kembali ke puncak kompetisi. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here