Gibernau Tuding Rossi Biang Balapan Rusuh di MotoGP

0
14355
Gibernau Tuding Rossi Biang Balapan Rusuh di MotoGP
Sete Gibernau vs Valentino Rossi (Yamaha) MotoGP Jerez, Spanyol 2005 / runganSport © Motorcycle USA.

Sete Gibernau menyebut bahwa insiden dengan Valentino Rossi pada 2005 lah yang membuat balapan agresif di MotoGP menjadi ‘diperbolehkan’.

Barcelona, runganSport — Salah satu insiden Grand Prix paling diingat adalah overtake rider Italia, Valentino Rossi atas jagoan Spanyol, Sete Gibernau di tikungan akhir sirkuit Jerez pad musim 2005 silam.

Overtake yang disertai senggolan cukup keras itu menyakitkan bagi Gilbernau, karena dengan kejadian itu Gibernau gagal amankan podium utama, dan malah menjadi milik Rossi.

Advertisements

Menurutnya, setelah kejadian itu para pembalap langsung punya preseden buruk tentang menyenggol lawan, impasnya agresifitas pembalap menjadi ‘dihalalkan’.

“Saya tak tahu sudah berapa kali bicarakan tentang kejadian tikungan itu.

Tapi semakin kesini saya makin paham, banyak hal telaj berubah,” tutur Gibernau kepada Motorsport.

“Banyak orang yang melihat senggolan itu, dan hal itu membuat aksi demikian seakan menjadi diperbolehkan,” tambahnya.

Apa yang menjadi pandangan Gilbernau bisa jadi benar adanya, karena sejak saat itu pembalap yang agresif cenderung kurang mendapatkan sanksi yang tegas dari pengawas balap.

Advertisements

Kejadian serupa di tempat yang sama bahkan sempat terulang pada 2013, saat itu rider Repsol Honda, Marc Marquez menyenggol rekan senegaranya Jorge Lorenzo (Yamaha) saat berusaha mengovertake, dan Marquez tak mendapat hukuman apapun.

Gilbernau sangat yakin bahwa pengawas balap tak akan memberikan hukuman yang tegas soal aksi-aksi agresif seperti yang dilakukan Rossi dulu.

“Setiap orang punya pendapatnya sendiri. Tapi saya menempatkan diri sebagai orang yang menonton balapan dan saya melihat di Jerez ada dua pembalap yang mengambil risiko di tikungan terakhir.

Baca: Bukan Takut Honda, Ini Alasan Sebenarnya Lorenzo Pensiun

MotoGP sudah menjadi olahraga yang berbahaya (karena agresifitas), dan kita harus kompak untuk menghindari situasi bersenggolan di lintasan,” harapnya. (DN/eV)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here