Gosip: Info Bocor Apakah Hasil Balap MotoGP Sudah Diatur?

0
Gosip: Info Bocor Apakah Hasil Balap MotoGP Sudah Diatur?
Jorge Martin (Pramac Racing) Race MotoGP Termas, Argentina 2022 / runganSport © MotoGP.

Manuel Peccino mengungkapkan bahwa ada kontrak MotoGP di mana Team Order memang dilakukan oleh pabrikan tertentu, tapi jelas bukan Honda.

Barcelona, runganSportDua pengamat MotoGP asal Spanyol, Manuel Peccino dan Chicho Lorenzo memberikan pendapat mereka tentang topik Team Order di MotoGP.

Disebutkan bahwa ada beberapa kondisi yang memungkinan pihak tertentu melakukan Tim Order, bahkan ada aturan untuk pembalap utama dan kedua dalam sebuah tim, hal ini bisa saja mengubah hasil balapan.

Meskipun urusan kontrak MotoGP tidak dipublikasikan, hal ini sering menimbulkan rumor dan spekulasi.

Isu Team Order menjadi salah satu topik yang paling sering dibahas, yang menurut Peccino, setidaknya ada pabrikan tertentu yang menerapkan hal ini.

Di saluran YouTube Motogepeando, Peccino memulai menyampaikan pendapatnya dengan menekankan bahwa pabrikan Jepang, Honda memiliki “aturan” untuk tidak melakukan Team Order.

“Di HRC selalu dikatakan secara historis bahwa mereka tidak pernah sekalipun memberi Team Order.

Ini adalah moto di Honda; Anda tidak memberi Team Order di sini,” katanya dengan tegas seperti dikutip Motorcyclesports.net.

Tapi ada pabirkan lain yang mungkin melakukan ini, Peccino tidak menyebut nama pabrikan mana.

“Tapi dalam kontrak pabrikan kami, ada klausul khusus dalam hal ini, yang sangat jelas – dan Anda dapat menebak bahwa ini kontrak bukan untuk pebalap Honda.

Saya sudah memberitahukan bahwa itu bukan dari Honda; lima pabrikan lagi hilang di MotoGP. Dan saya katakan dengan jelas: ‘Pembalap harus bersedia mengikuti pesanan dari tim, direktur, sehingga merek dapat mencapai hasil akhir terbaik di klasemen. Semua pembalap lain yang bersaing dengan pabrikan yang sama akan diberikan indikasi serupa’.

Dan kemudian ada juga pembicaraan tentang penerapan sanksi ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh kegagalan untuk mematuhi perintah ini”.

Manuel Peccino juga menyebutkan kasus lain dari kontrak yang memberikan instruksi kepada pembalap mereka; “Saya akan memberi tahu Anda sebuah contoh, misalnya saya sebagai pembalap utama, karena pada saat itu saya bekerja untuk tim itu”.

Ada klausa yang mengatakan kepada pebalap kedua tim; “Jika Anda sampai ke mendekati pembalap nomor satu, Anda mengalahkannya dan dia mengalahkan Anda lagi, dari sana Anda harus tetap di sana”.

Mereka bersumpah di atas kitab suci. “Jika Anda mengalahkannya dan pergi, tidak masalah. Tetapi jika Anda berduel, tidak,” jelasnya.

Dalam percakapan dengan wartawan Spanyol, Chicho Lorenzo memberikan pendapatnya tentang masalah ini.

“Ini adalah masalah yang rumit dan saya tidak terkejut bahwa kontrak mencoba membuat semuanya menjadi jelas.

Karena, pada akhirnya, kontrak memikirkan segalanya, mereka memikirkan apa pun yang mungkin terjadi dan Anda mencoba mengendalikannya,” jelas pria Spanyol itu.

Peccino kemudian menambahkan; “Dengan hal-hal yang kami jelaskan ini, Anda dapat membaca balapan dengan cara yang berbeda.

Baca: Miller: Kejuaraan Masih Terbuka Akibat Kesalahan Quartararo di Assen

Jika Anda tahu latar belakangnya, jika Anda tahu kontraknya, ada banyak hal yang tidak bisa dipahami. Ini adalah Team Order,” demikian. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here