Kawasaki Tolak Gantikan Suzuki di MotoGP, Ini Alasannya

0
15575
Kawasaki Tolak Gantikan Suzuki di MotoGP, Ini Alasannya
Alex Rins (Suzuki Ecstar) Race MotoGP Le Mans, Prancis 2022 / runganSport © MotoGP.

Kawasaki lebih nyaman berkompetisi di Superbike ketimbang di MotoGP.

Estoril, runganSportPabrikan Jepang, Suzuki harus mundur dari MotoGP mulai tahun 2023 yang akan datang karena alasan finansial.

Pabrikan Jepang lainnya, Kawasaki kemudian sering disebut-sebut sebagai pengganti potensial.

Selama ini Kawasaki telah sukses besar di kejuaraan balap Superbike, dulu mereka sempat tampil di MotoGP, dengan keluarnya Suzuki apakah akan menjadi peluang mereka kembali?

Berbicara dalam wawancara dengan Crash, manajer tim KRT, Guim Roda menegaskan bahwa Kawasaki lebih baik di Superbike ketimbang di MotoGP dengan berbagai alasan logis.

“Mengenai masalah Suzuki, setiap perusahaan memiliki strateginya sendiri dan tidak tepat bagi saya untuk memberikan pendapat tentang strategi mereka, karena saya tidak tahu semua faktanya.

Memang benar bahwa, selama bertahun-tahun, kehidupan berubah dan dunia berkembang, sehingga bisnis dan perusahaan harus beradaptasi.

Dalam setiap keputusan selalu ada hal baik dan buruk, tetapi seperti yang saya katakan, ini adalah urusan Suzuki dan bukan urusan kita,” kata Roda berbicara atas nama Kawasaki kepada Crash, seperti dikutip Motosan.

” Saya yakin Suzuki dan Dorna akan menemukan solusi terbaik untuk hal ini, karena semua orang menyukai dunia balap ini.

Balapan selalu memiliki biaya tinggi dan perusahaan harus terus- menerus meninjau alasan untuk bersaing dan membenarkannya dengan sangat baik untuk memastikan itu adalah investasi yang baik dan semua orang yang terlibat memahaminya.

Dari sudut pandang Kawasaki, bertahun-tahun yang lalu saya pikir KMC Jepang memutuskan untuk fokus pada kejuaraan dunia Superbike karena beberapa alasan utama dan alasan itu masih relevan,” sambungnya.

Menurut Kawasaki, penjualan motor jalan raya produksi massal melampaui balap MotoGP.

“Nilai pabrikan dari ekspos media yang dilakukan oleh WorldSBK sangat baik dan menunjukkan kualitas Kawasaki dan cara kerja yang serius.

Di KRT, kami yakin ini membantu menjual banyak model lain, bukan hanya Ninja.

Sepeda motor adalah fashion dan dengan balap kami menegaskan fashion ini. KRT mencoba membagikan ini kepada semua penggemar Kawasaki di dunia,” seru Roda menjelaskan.

“Secara teknis, di WorldSBK kami menggunakan model produksi massal, lebih logis untuk bersaing dengan cara ini daripada membuat sasis, mesin, atau aerodinamika baru setiap tahun seperti di MotoGP.

Lebih mudah bagi Kawasaki dan KRT untuk mengelola sumber daya internal dengan menghubungkan mereka ke R&D dan produksi massal motor jalanan daripada mencoba membuat acara balap dengan motor yang tidak dapat dibeli oleh pelanggan akhir untuk digunakan di jalan,” tegas direktur KRT itu.

“Di KRT kami melakukan yang terbaik di setiap balapan dan setiap tes untuk meningkatkan paket dan juga memberi energi kepada penggemar Kawasaki di seluruh dunia, terlepas dari mesin yang mereka kendarai. Secara pribadi, menurut saya itulah semangat balap Kawasaki,” demikian tutup Roda.

Baca: Ducati Jelaskan Penyebab Kalah Lawan Tim Satelit Sendiri

Walau kenyataan kembalinya Kawasaki ke MotoGP akan membuat sebagian besar penggemar bersemangat, tapi mereka tetap senang dengan hanya berlaga di Superbike untuk saat ini. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here