Home Paddock Kenapa Mandalika Bangun Sirkuit Jalan Raya?

Kenapa Mandalika Bangun Sirkuit Jalan Raya?

Kenapa Mandalika Bangun Sirkuit Jalan Raya?
Desain D3 sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia 2019 / runganSport © ITDC.

Mataram, runganSport — MotoGP adalah kejuaraan balapan roda dua paling besar di dunia.

Ada banyak pembalap yang ingin tampil di MotoGP sebagai pencapaian tertinggi mereka.

Karena itu, segala sesuai tentang MotoGP haruslah sempurna dan punya level yang tinggi, termasuk dan terpenting adalah lintasan.

Lintasan balap di MotoGP berupa sirkuit dibuat khusus untuk acara balapan saja, bukan menggunakan jalan raya.

Tapi tidak dengan Indonesia, yang dijadwalkan akan menggelar MotoGP pada musim 2021 mendatang, Lombok akan memperkenalkan perbedaan baru untuk lintasan MotoGP.

Di Mandalika, Indonesia akan menjadi negara pertama untuk MotoGP menggunakan sirkuit jalan raya.

Lalu bagaimana dengan sistem keamanan dan kelayakan sirkuitnya?

Baca: Apakah ‘Sirkuit Jalan Raya’ Mandalika Aman untuk MotoGP?

Saat semua negara lain punya sirkuit permanen khusus untuk balapan MotoGP dan kejuaraan sejenis lainnya.

Indonesia hadir dengan konsep jalan raya, tapi mengapa bisa demikian?

“Karena belum pernah ada Street Circuit untuk balap motot MotoGP.

Selain unik dan menjadi yang pertama, Mandalika Street Circuit akan menjadi pembeda yang istimewa dari Indonesia, sebagai negara penyelenggara MotoGP dibanding negara-negara lainnya, sama seperti Monaco dan Singapura yang terkenal dengan F1 di atas street circuit!,” kata ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) lewat akun Instagramnya, @itdc_id.

Tak hanya fokus pada balapan saja, konsep Mandalika adalah untuk memadukan balapan MotoGP dengan konsep pariwisata, jadi penonton nantinya akan disajikan tontonan menarik MotoGP secara langsung di tengah-tengah destinasi wisata andalan Lombok Tengah.

“Street Circuit di The Mandalika juga menjadi pilihan yang cocok bagi semua kawasan pariwisata terintegrasi karena memaksimalkan fungsi-fungsi fasilitas di dalam kawasan,” demikian informasi resmi ITDC.

Jadi, kehadiran Indoensia di kalender balap Grand Prix nantinya akan menjadi pembeda yang sangat sedar dari seri-seri lainnya.

Mengusung tema sirkuit jalan raya yang dipadukan dengan destinasi wisata, Indonesia diharapkan bisa menjadi konsep masa depan untuk acara balap seperti MotoGP. (DN/eV)

NEXT: MotoGP Indonesia: Mandalika Mulai Dibangun Oktober 2019